KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kota Tangerang sebagai daerah penyangga ibu kota memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi. Setiap hari, ribuan warga beraktivitas ke Jakarta maupun sebaliknya.
Tidak hanya itu, arus kendaraan di dalam kota juga padat, terutama kendaraan roda dua yang menjadi moda transportasi dominan masyarakat. Kondisi ini membuat pengelolaan lalu lintas menjadi tantangan tersendiri.
Untuk menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengoperasikan Area Traffic Control System (ATCS). Teknologi ini berfungsi mengatur dan mengoptimalkan lalu lintas secara real time, sehingga arus kendaraan dapat lebih terkendali.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Tangerang, Febi Dermawan, menjelaskan bahwa ATCS mampu mengatur sinyal lalu lintas secara dinamis sesuai kondisi jalan.
Dengan begitu, waktu tunggu kendaraan di persimpangan dapat ditekan, arus lalu lintas menjadi lebih lancar, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan.
“Selain mengoptimalkan sinyal lampu lalu lintas, ATCS juga menjadi pusat kendali. Dari sini, petugas bisa memantau kepadatan, mengerahkan personel di lapangan, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat,” terang Febi, baru-baru ini.
ATCS Dishub Kota Tangerang saat ini didukung oleh 12 petugas yang berjaga setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 22.00 WIB.
Keberadaan sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya dengan berkurangnya kemacetan, meningkatnya keselamatan, serta efisiensi perjalanan warga Kota Tangerang.








