TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai mengintensifkan inspeksi keselamatan kendaraan atau ramp check menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjamin keamanan, kelancaran, serta kenyamanan perjalanan masyarakat seiring meningkatnya volume penumpang angkutan umum.
Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan bahwa kegiatan awal berupa pra ramp check telah dilaksanakan bersama Polres Metro Tangerang Kota dan Jasa Raharja.
Pemeriksaan tersebut menyasar bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang beroperasi di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.
“Kami mulai menggencarkan agenda ramp check dalam waktu dekat ini sebagai bagian dari langkah strategis memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan mobilitas masyarakat di musim libur Nataru yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang secara signifikan,” ujar Suhaely, pada Selasa, 16 Desember 2025.

Ia menambahkan, pelaksanaan ramp check akan difokuskan pada angkutan massal, khususnya bus AKAP dan bus pariwisata yang melayani perjalanan di wilayah Kota Tangerang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 23 Desember 2025 dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek teknis dan administratif kendaraan.
“Kami akan menyasar terminal serta sejumlah perusahaan otobus (PO) di Kota Tangerang. Banyak indikator kelayakan yang diperiksa, mulai dari kondisi teknis kendaraan, kelengkapan surat-surat dan izin trayek, hingga kesehatan serta administrasi pengemudi,” tambahnya.
Selain memastikan kelayakan armada, Pemkot Tangerang juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menyiapkan pengaturan lalu lintas selama periode libur Nataru. Langkah ini mencakup pendirian pos terpadu di beberapa titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemkot Tangerang berharap rangkaian persiapan tersebut mampu menciptakan perjalanan libur Nataru 2025 yang aman dan tertib. Dengan pengawasan ketat terhadap angkutan umum serta dukungan manajemen lalu lintas yang optimal, potensi gangguan dan kecelakaan diharapkan dapat diminimalkan di wilayah Kota Tangerang.








