TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Jalan H. Mastur, Gang Wadas 2, RT 01/03, Kelurahan Neroktog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Jumat, 20 Maret 2026. Peristiwa terjadi pada siang hari dan sempat membuat panik warga sekitar.
Laporan kejadian diterima petugas pada pukul 12.55 WIB dari warga yang menghubungi UPT serta datang langsung ke Pos Pinang. Tim pemadam kemudian bergerak cepat menuju lokasi pada pukul 13.00 WIB dan tiba sekitar pukul 13.10 WIB.
“Laporan kami terima sekitar pukul 12.55 WIB, dan tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan awal,” ujar Kabid KL BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi kejadian. Armada tersebut terdiri dari satu unit Pos Pinang dan tiga unit dari UPT Ciledug.
“Kami mengerahkan empat unit armada dengan total 20 personel gabungan dari Pos Pinang dan UPT Ciledug untuk mempercepat proses pemadaman,” katanya.

Total 20 personel dikerahkan untuk menjinakkan api yang membakar rumah tersebut. Petugas berjibaku selama lebih dari satu jam hingga api berhasil dikendalikan.
“Api berhasil kami padamkan sekitar pukul 14.45 WIB, kemudian dilakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelasnya.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 50 meter persegi. Kebakaran diduga dipicu oleh kompor gas yang menyambar dan membesar.
“Dugaan sementara kebakaran dipicu dari kompor gas, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi peralatan dapur dalam keadaan aman setelah digunakan,” paparnya.
Rumah yang terbakar diketahui milik seorang warga bernama Ibu Ismawati. Kerugian akibat peristiwa ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp200 juta.
Selain kerugian materi, satu orang dilaporkan mengalami luka bakar di bagian kaki. Korban telah mendapatkan penanganan lebih lanjut dari petugas.
“Kami juga mencatat satu korban mengalami luka bakar di bagian kaki dan sudah mendapatkan penanganan,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan rumah tangga. Terutama yang berkaitan dengan api dan gas agar kejadian serupa tidak terulang.









