Ekraf Kota Tangerang Raup Omzet Rp48,7 Juta dari Pameran INACRAFT

Ekraf Kota Tangerang Raup Omzet Rp48,7 Juta dari Pameran INACRAFT
Ekraf Kota Tangerang Raup Omzet Rp48,7 Juta dari Pameran INACRAFT. tangkapan layar IG Disbudpar kota Tangerang

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Kota Tangerang meraih total omzet sementara sebesar Rp48.762.500 selama mengikuti pameran INACRAFT pada Oktober 2026. Capaian tersebut disebut telah memenuhi target yang ditetapkan.

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Kota Tangerang Y. Teguh Heryadi mengatakan angka itu berdasarkan hasil rekapitulasi sementara.

Bacaan Lainnya

“Capaian ini menjadi hal yang positif karena pameran tidak hanya menjadi sarana promosi produk lokal, tetapi juga membuka peluang transaksi dan memperluas pemasaran bagi para pelaku usaha,” kata Teguh.

Ia berharap hasil tersebut terus meningkat pada penyelenggaraan berikutnya.

Teguh menjelaskan, sepanjang 2026 Disbudpar Kota Tangerang telah dua kali berpartisipasi dalam INACRAFT, yakni pada Februari dan Oktober. Keikutsertaan itu merupakan upaya membantu pelaku ekraf mempromosikan produk, memperluas jejaring usaha, dan meningkatkan peluang pemasaran.

“Harapannya, produk ekraf Kota Tangerang semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Kepada pelaku ekraf yang telah mengikuti pameran, Teguh menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan semangat mereka membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas. Ia berharap kesempatan itu dimanfaatkan untuk memperluas jejaring serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk.

Bagi pelaku usaha yang belum berkesempatan ikut serta, ia meminta mereka tidak berkecil hati. Pemerintah kota, kata dia, akan terus mengupayakan kegiatan promosi serupa.

“Sambil menunggu kesempatan berikutnya, kami berharap para pelaku ekraf dapat terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, memperkuat kemasan dan branding, serta mempersiapkan usahanya agar semakin siap bersaing,” katanya.

Teguh menegaskan, keberhasilan promosi produk lokal tidak hanya ditentukan oleh siapa yang tampil di pameran. “Kami ingin pelaku ekonomi kreatif Kota Tangerang bisa tumbuh bersama,” ucapnya.

Pesanan hampers lebaran

Salah satu pelaku usaha yang ikut serta, Ieko Damayanti, pemilik produk bermerek Ratu Eceng dari CV Sahabat Alam Handycraft, mengaku omzet penjualan langsung di pameran pada 7-11 Oktober berada di bawah Rp10 juta. Meski demikian, ia menyatakan hasil tersebut sesuai harapan.

“Tentunya Ratu Eceng tidak berdiam diri hanya di omzet sekian. Kita terus berusaha mengembangkan usaha sehingga omzetnya juga terus naik,” kata Ieko.

Menurut dia, sejumlah pembeli yang ditemui di pameran telah menghubungi Ratu Eceng untuk memesan hampers lebaran, mulai dari 50 hingga 150 buah. Jika diakumulasikan, nilai permintaan pesanan (purchase order) tersebut diperkirakan mencapai Rp20 juta hingga Rp30 juta.

Ieko telah mengikuti INACRAFT sejak sekitar 2017 melalui berbagai dinas. Bersama Ekraf Kota Tangerang, ia telah dua kali ikut serta, yakni pada Februari dan Oktober 2026.

Produk yang dibawa Ratu Eceng meliputi tas, keranjang, dan tikar berbahan eceng gondok. Tiga produk yang paling laris adalah tas, keranjang hampers, dan tikar eceng gondok. Tas dan keranjang mini banyak dimanfaatkan sebagai kemasan atau wadah hampers.

Ieko menambahkan, gerai Ratu Eceng sempat dikunjungi Didit Prabowo, putra Presiden Prabowo Subianto, yang membeli tikar eceng gondok produk mereka.

“Kami senang sekali booth kami dikunjungi dan beliau belanja tikar eceng gondok dari Ratu Eceng,” ujarnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.