Lucky Jalani Pengobatan Saraf Terjepit Tanpa Khawatir Biaya

Lucky Jalani Pengobatan Saraf Terjepit Tanpa Khawatir Biaya
Lucky Jalani Pengobatan Saraf Terjepit Tanpa Khawatir Biaya

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Menjalani pengobatan secara rutin tentu membutuhkan dukungan dan akses pelayanan kesehatan yang mudah. Hal tersebut dirasakan oleh Lucky Ramanda Kusuma (49), peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang rutin mendapatkan pelayanan kesehatan untuk menangani kondisi saraf terjepit yang dialaminya. Lucky mengaku harus menjalani pemeriksaan dan pengobatan secara berkala di rumah sakit.

“Saya sudah cukup sering berobat ke rumah sakit ini. Awalnya, saya masuk lewat Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena saraf terjepit yang saya alami. Waktu pertama kali masuk langsung ditangani oleh dokter di IGD, tanpa menanyakan terlebih dahulu saya menggunakan jaminan atau tidak. Justru saya dibantu oleh petugas untuk pengurusan administrasi dan diinfokan untuk menggunakan program JKN saja karena memang kasus yang saya alami adalah kasus gawat darurat. Semua dijelaskan secara ramah dan tidak ada sih yang saya rasakan soal diskriminasi itu,” ujar Lucky.

Bacaan Lainnya

Selain saraf terjepit, Lucky juga memiliki kelainan pada tulang belakang yang memperparah kondisi sarafnya. Di tengah kondisi tersebut, Lucky merasa bersyukur karena program JKN memberikan perlindungan yang sangat berarti bagi dirinya serta keluarga. Menurut Lucky, sejak awal menggunakan program JKN tidak ada sepeserpun uang yang ia keluarkan untuk pelayanan kesehatan. Terlebih, Ia menilai pelayanan yang diterimanya sebagai peserta JKN tetap diberikan dengan baik tanpa adanya perlakuan berbeda.

BACA JUGA  : Kolaborasi BPJS Kesehatan dan BPJS Watch Dorong Pelayanan JKN yang Berkualitas

“Dari pertama kali berobat sampai sekarang, pelayanan yang saya terima memang selalu baik mulai dari petugas administrasi, dokter poli, sampai petugas kebersihannya juga sangat baik. Bahkan keluar uang untuk berobat pun tidak pernah sepeserpun. Menurut saya, selain ini bentuk kehadiran pemerintah untuk masyarakatnya,” ucap Lucky.

Bagi Lucky, kehadiran Program JKN memberikan rasa aman, terutama bagi diri dan keluarga yang membutuhkan pemeriksaan dan pengobatan secara rutin. Ia berharap program JKN dapat terus ada dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Tak hanya itu, ia pun berharap semakin banyak masyarakat yang merasakan kemudahan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

“Program JKN sangat membantu saya. Kalau tidak ada program JKN, mungkin saya akan lebih khawatir setiap kali harus berobat. Saya benar-benar bersyukur dengan adanya program ini karena saya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa harus memikirkan biaya pemeriksaannya,” pungkas Lucky.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.