Luvia Band Angkat Kisah Pengkhianatan Cinta Lewat ‘Jangan Menangis Untukku’

foto dok. nagaswara
foto dok. nagaswara

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Luvia Band kembali menghadirkan lagu bertema patah hati melalui perilisan ‘Jangan Menangis Untukku (New Version)’ pada 9 Oktober 2026. Lagu yang dirilis bersama Nagaswara ini mengangkat kisah seseorang yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah janji cinta yang dipegangnya justru berujung pengkhianatan.

Cerita dalam lagu tersebut berpusat pada seseorang yang telah memberikan kepercayaan dan kesetiaan kepada pasangan. Namun, harapan untuk membangun hubungan yang langgeng harus berhadapan dengan kenyataan bahwa cinta yang diperjuangkan tidak mendapatkan balasan sebagaimana diharapkan.

Bacaan Lainnya

Dalam narasi lagu, permintaan maaf berulang kali tidak serta-merta dapat memulihkan hati yang sudah terluka. Tokoh di dalamnya berusaha menemukan jalan untuk memaafkan, tetapi perlahan menyadari bahwa perasaan tidak selalu dapat dipaksakan untuk kembali seperti semula.

Materi perilisan menekankan bahwa kisah ‘Jangan Menangis Untukku’ menggambarkan seseorang yang akhirnya harus menerima kenyataan bahwa cinta yang diperjuangkannya memang tidak ditujukan untuknya. Tema tersebut membuat lagu ini dekat dengan pengalaman pendengar yang pernah merasakan kehilangan, kekecewaan, atau sulitnya melepaskan seseorang.

Dari sisi musikalitas, Luvia Band mempertahankan identitas Pop Melayu yang dikenal melalui lirik lugas dan melodi yang mudah melekat. Pada versi terbaru ini, karakter tersebut diperkuat dengan sentuhan *strings* yang menambah kedalaman suasana sendu.

Lagu tersebut dibawakan oleh formasi terkini Luvia Band, yaitu Ade Agus Setiawan, Muhamad Lucky Nur Iman, dan Achmad Lingga Perdana. Hendy Irvan, sebagai pencipta sekaligus produser lagu, turut menggarap aransemen bersama para personel.

Kehadiran versi baru ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali salah satu lagu yang memiliki tempat penting dalam perjalanan Luvia Band. Sebelumnya, grup ini dikenal melalui berbagai karya, seperti ‘Orang yang Salah’, ‘Patah Hati’, ‘Lelah dan Kalah’, ‘Buang Garam di Laut’, ‘Syifa Tetanggaku’, dan ‘Bidadari Surgaku’.

Dengan lirik yang mudah dihafal serta melodi yang menyentuh, ‘Jangan Menangis Untukku (New Version)’ diproyeksikan menjadi teman bagi pendengar dalam melewati beragam pengalaman emosional.

Sejak 9 Oktober 2026, lagu ini telah tersedia secara serentak di berbagai platform musik digital dan radio-radio di seluruh Indonesia. Melalui karya tersebut, Luvia Band kembali mengangkat tema cinta yang sederhana dalam penyampaian, tetapi menyimpan pergulatan perasaan yang mendalam. (san/*) #foto dok. nagaswara

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.