Maling Motor di Waktu Buka Puasa Babak Belur oleh Warga

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Aksi pencurian sepeda motor terjadi di sebuah kantor digital di Kampung Kober, Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Selasa malam, 24 Februari 2026. Peristiwa itu berlangsung tak lama setelah waktu berbuka puasa, sekitar pukul 18.25 WIB.

Terduga pelaku diduga hendak membawa kabur kendaraan milik korban yang terparkir di lokasi. Namun aksinya lebih dulu diketahui hingga akhirnya berhasil diamankan warga sekitar.

Bacaan Lainnya

Rekaman CCTV di lokasi memperlihatkan pelaku sudah memutar posisi motor dan hampir meninggalkan tempat kejadian. Situasi mendadak ricuh setelah korban menyadari kunci motornya telah dirusak.

Korban bernama Jody mengatakan dirinya memergoki pelaku saat hendak keluar ruangan. Ia langsung berteriak dan menarik pelaku hingga berhasil ditangkap.

“Tadi, posisinya saya di dalam mau buang makanan keluar, terus ngeliat maling sudah putar balik motor. Jadi, saya teriak maling terus langsung tarik dan tangkap malingnya,” ujarnya.

Jody menyebut kejadian tersebut berlangsung usai waktu Magrib. Ia mendapati kondisi kunci motor sudah dalam keadaan rusak.

“Posisinya habis magrib, sekitar pukul 18.25 WIB. Kondisi motor nggak bisa di kontak, jadi kuncinya sudah dibobol, cuma alarm masih nyala,” katanya.

Menurutnya, pelaku kemudian dibawa ke rumah Ketua RW untuk menghindari amukan warga yang semakin memanas. Meski begitu, terduga pelaku sempat menjadi sasaran kemarahan massa.

“Malingnya sudah diamankan dibawa ke rumah Pak RW, tapi sempat jadi bulan-bulanan warga,” ungkapnya.

Ia juga menduga pelaku tidak beraksi seorang diri dalam percobaan pencurian tersebut. Dugaan itu muncul karena ada satu orang yang terlihat berada di pinggir jalan.

“Kunci ganda ada, tapi dibobol kunci T. Malingnya kemungkinan 2 orang, tapi pas beraksi 1 orang, temennya dipinggir jalan,” jelasnya.

Barang bukti dan dokumen kendaraan kini telah diamankan pihak kepolisian. Korban bersama saksi juga telah membuat laporan resmi di Polsek Tangerang.

“Barang bukti tadi surat-surat sudah dibawa Pak Kapolsek, motor juga dibawa sama pemeriksaan saksi diri saya dan pacar. Bikin laporan di Polsek Tangerang,” tuturnya.

Tak lama setelah kejadian, aparat Polsek Tangerang tiba di lokasi untuk mengendalikan situasi. Kasus ini kini ditangani kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat waktu berbuka puasa. Warga juga diimbau menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada pihak berwajib agar tidak terjadi aksi main hakim sendiri.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.