JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Sigit Wardana menilai kolaborasi menjadi salah satu cara untuk memperkuat ekosistem musik di Indonesia. Semangat tersebut turut mendasari kerja samanya dengan Boleh Gigs, yang membuka ruang bagi musisi untuk saling mendukung dan membangun hubungan positif dalam industri musik.
Bagi Sigit, perjalanan bermusik tidak hanya berkaitan dengan menghasilkan karya dan tampil di atas panggung. Interaksi serta dukungan dari sesama pelaku industri juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang memungkinkan musisi terus berkembang.
“Kita saling mendukung, biar menjalin ekosistem,” ujar Sigit mengenai semangat kolaborasi tersebut.
Semangat kebersamaan itu juga tercermin dalam pemilihan format showcase yang intim. Sigit ingin menciptakan suasana yang memungkinkan dirinya berbincang dan bernyanyi bersama teman, sahabat, serta rekan media.
“Senang aja ngobrol sama teman-teman, sama teman-teman media, sama sahabat-sahabat, terus aku bisa nyanyi,” katanya.
Melalui format tersebut, Sigit tidak hanya menghadirkan pertunjukan musik, tetapi juga membangun komunikasi yang lebih dekat dengan orang-orang yang mendukung perjalanannya. Ia turut melibatkan para pemain band untuk memperlihatkan karakter proyek solonya.
Kehadiran pemain band menjadi elemen penting dalam membangun pengalaman musikal yang ingin ditawarkan Sigit. Dengan pendekatan tersebut, ia dapat mengeksplorasi penampilan solonya sekaligus menunjukkan identitas musik yang berbeda.
Setelah proyek *EKSISTEN!*, Sigit juga telah menyiapkan kelanjutan aktivitas bermusiknya. Ia berencana merilis sejumlah single dan mempertimbangkan mini album dengan tema berbeda pada tahun depan.
“Mungkin juga di tahun depan, kalau memang nggak ada halangan, akan rilis mini album lagi dengan tema yang berbeda,” tuturnya.
Kolaborasi dan rencana perilisan karya tersebut memperlihatkan dua fokus Sigit ke depan, yakni mengembangkan identitas sebagai musisi solo dan menjaga semangat saling mendukung di antara pelaku industri musik. (san/*) #foto dok. ig@sigitwardana








