JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID — Pulau Sangiang, pulau kecil yang berada di tengah Selat Sunda, kini telah terjangkau jaringan 4G/LTE dari Telkomsel. Kehadiran jaringan broadband tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas komunikasi dan akses digital masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Pulau yang dikenal memiliki panorama pantai berpasir putih, terumbu karang yang masih terjaga, serta kekayaan flora dan fauna ini berada di jalur strategis penghubung antara Pulau Jawa dan Sumatra. Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas wisata di kawasan Selat Sunda, kebutuhan akan jaringan internet yang stabil menjadi semakin penting.
Sebagai bagian dari komitmen memperluas layanan telekomunikasi digital, Telkomsel memperkuat infrastruktur jaringan di wilayah Selat Sunda, termasuk dengan menghadirkan layanan 4G/LTE di Pulau Sangiang yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses jaringan. Penguatan tersebut dilakukan melalui pengoperasian puluhan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah pesisir Banten dan Lampung.
Keberadaan jaringan tersebut juga mendukung konektivitas data di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni, yang merupakan salah satu jalur laut tersibuk antara Pulau Jawa dan Sumatra. BTS di kawasan Pulau Sangiang berfungsi sebagai titik penghubung jaringan yang membantu menjaga kestabilan sinyal bagi pengguna selama perjalanan laut.
Dengan dukungan jaringan berkecepatan tinggi dan sinyal yang lebih stabil, pelanggan tetap dapat mengakses layanan komunikasi dan internet baik di darat maupun saat menyeberangi Selat Sunda. Konektivitas ini dinilai semakin penting terutama menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, ketika mobilitas masyarakat di jalur penyeberangan meningkat signifikan.
General Manager Region Network Operations and Productivity Jakarta and Banten Telkomsel, Ade Mulyono, mengatakan kehadiran jaringan di Pulau Sangiang menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan konektivitas hingga ke wilayah dengan tantangan geografis.
Menurut dia, penguatan infrastruktur jaringan modern memungkinkan masyarakat di kawasan strategis tersebut tetap menikmati layanan digital yang andal. Telkomsel juga ingin memastikan pelanggan tetap terhubung dengan lancar, khususnya saat momen RAFI 2026 ketika aktivitas perjalanan dan wisata meningkat.
“Kehadiran Telkomsel di Pulau Sangiang juga menegaskan komitmen kami untuk terus melayani pelanggan di berbagai penjuru negeri tanpa terkecuali. Terlebih di masa RAFI (Ramadan dan Idul Fitri) 2026, ketika mobilitas masyarakat meningkat dan banyak pelanggan datang untuk berwisata, Telkomsel hadir untuk memastikan mereka tetap terhubung dengan lancar dan nyaman,”ujarnya dalam siaran tertulis, Senin 16 Maret 2026.
Dengan hadirnya jaringan 4G/LTE, Pulau Sangiang kini semakin terhubung dengan wilayah sekitarnya. Di tengah aktivitas pelayaran dan wisata yang terus berkembang di Selat Sunda, konektivitas digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pengunjung.
Keistimewaan Pulau Sangiang
Pulau Sangiang yang terletak di Selat Sunda dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam dengan keanekaragaman hayati yang kaya. Pulau ini memiliki ekosistem yang beragam, mulai dari hutan dataran rendah hingga hutan pantai.
Perairannya yang jernih dengan terumbu karang alami menjadi habitat berbagai biota laut. Kondisi tersebut menjadikan Pulau Sangiang menarik sebagai destinasi wisata bahari, seperti snorkeling, menjelajahi pantai berpasir putih, hingga menikmati panorama alam yang masih alami.
Potensi alam tersebut membuat Pulau Sangiang terus menarik perhatian wisatawan. Kehadiran jaringan telekomunikasi yang lebih baik diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat serta memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk tetap terhubung melalui layanan komunikasi dan akses digital.









