Warga, Mahasiswa, dan Damkar Gotong Royong Sulap Trotoar Kumuh di Ciledug

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Puluhan warga bersama mahasiswa dan petugas pemadam kebakaran (damkar) bergotong royong membersihkan kawasan trotoar yang kumuh di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Pengkolan Portal, RT 01/RW 06, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu, 10 Oktober 2026 pagi.

Dalam kegiatan tersebut, mereka membersihkan sampah yang berserakan, menguras saluran air, hingga mengecat pedestrian agar terlihat lebih rapi. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan.

Bacaan Lainnya

Kerap Jadi Tempat Buang Sampah Liar

Ketua RT 01/RW 06, Hermansyah, mengatakan kawasan tersebut sering menjadi sasaran pembuangan sampah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Lokasinya yang berada di jalur penyangga Jakarta membuat kawasan itu ramai dilalui masyarakat.

“Karena lintasan penyangga Jakarta,” kata Hermansyah, saat dikonfirmasi.

Menurutnya, aktivitas lalu lintas yang ramai menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kebersihan lingkungan. Sampah yang dibuang sembarangan membuat kawasan tersebut terlihat kumuh dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Bersihkan Saluran Air hingga Cat Pedestrian

Kondisi tersebut mendorong warga untuk turun langsung melakukan kerja bakti bersama mahasiswa dan petugas damkar. Mereka membersihkan area trotoar sekaligus mengangkat sampah yang berpotensi menghambat aliran air di saluran drainase.

Selain membersihkan lingkungan, warga juga mengecat pedestrian untuk memperbaiki tampilan kawasan. Upaya ini diharapkan membuat fasilitas umum tersebut terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat.

Pembersihan saluran air menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Pasalnya, sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air dan berpotensi menimbulkan persoalan saat hujan turun.

Keterlibatan mahasiswa dan petugas damkar juga menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan membutuhkan peran berbagai pihak. Warga berharap kegiatan gotong royong ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Warga Berharap Kawasan Tak Kembali Kumuh

Warga berharap trotoar dan saluran air yang telah dibersihkan dapat terus terjaga kondisinya setelah kerja bakti selesai. Mereka juga mengimbau masyarakat yang melintas agar tidak menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat pembuangan sampah liar.

Menurut warga, menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan membersihkan sampah dan mengecat pedestrian. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan menjadi kunci agar kawasan tersebut tidak kembali kumuh.

Gotong royong ini menjadi bukti bahwa perubahan lingkungan bisa dimulai dari kepedulian sederhana di sekitar tempat tinggal.

Dengan keterlibatan warga dan berbagai pihak, kawasan yang sebelumnya kumuh diharapkan dapat menjadi ruang publik yang lebih bersih dan nyaman.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.