502 Personel Gabungan Ikuti Apel Siaga “Jaga Kota Tangerang untuk Indonesia”

TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Sebanyak 502 personel gabungan mengikuti Apel Siaga Kamtibmas bertajuk “Jaga Kota Tangerang untuk Indonesia” di Lapangan Apel Presisi Polres Metro Tangerang Kota, pada Kamis, 27 Februari 2026 pagi. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut.

Apel dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari. Turut hadir Pejabat Utama Polres, para Kapolsek jajaran, personel kepolisian, serta berbagai unsur potensi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Sejumlah organisasi kemasyarakatan dan elemen Potmas ambil bagian dalam kegiatan ini. Di antaranya Pemuda Pancasila, Laskar Merah Putih, Forkabi, FBR, GRIB, Pokdar Kamtibmas, Senkom, komunitas ojek online, hingga Linmas.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi simbol soliditas dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Tangerang. Sinergi ini diharapkan mampu mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Dalam kesempatan itu, seluruh peserta juga mendeklarasikan komitmen “Jaga Kota Tangerang untuk Indonesia”. Deklarasi tersebut berisi penolakan terhadap aksi anarkis, pengrusakan, serta segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Selain itu, Potmas menyatakan dukungan terhadap langkah tegas Polri dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Komitmen tersebut ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab bersama menjaga kedamaian wilayah.

Dalam amanatnya, Kapolres mengapresiasi keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat yang hadir. Ia menilai partisipasi tersebut sebagai bukti nyata kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Terima kasih kepada seluruh Potmas yang sudah hadir. Ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan kamtibmas di Kota Tangerang,” ujar Kombes Pol. Jauhari.

Kapolres mengingatkan bahwa ancaman gangguan kamtibmas tidak selalu berbentuk fisik. Menurutnya, provokasi dan ujaran kebencian di media sosial juga perlu diwaspadai bersama.

“Potensi gangguan bisa muncul dari ujaran kebencian di media sosial. Karena itu kita harus bersama-sama menjaga Kota Tangerang. Tolak ujaran kebencian, aktifkan kewaspadaan lingkungan, dan segera laporkan jika ada potensi gangguan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen untuk menjaga kekompakan dan solidaritas demi terciptanya rasa aman. Kondusivitas wilayah, kata dia, merupakan hasil dari kebersamaan semua pihak.

“Mari kita buktikan bahwa kita bisa jaga warga, jaga lingkungan, jaga aturan, dan jaga amanah. Sampai saat ini kondusifitas wilayah masih terjaga, dan itu berkat kebersamaan kita semua,” tambahnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Kapolres menyerahkan paket sembako secara simbolis kepada perwakilan Potmas. Bantuan tersebut kemudian dibagikan kepada seluruh peserta dari unsur masyarakat yang hadir.

Apel siaga berakhir sekitar pukul 09.40 WIB dalam suasana aman dan tertib. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan Polri dan masyarakat.

Melalui apel ini, Polres Metro Tangerang Kota menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Sinergitas tersebut diharapkan terus terjaga demi menciptakan Kota Tangerang yang aman dan damai sebagai bagian dari Indonesia.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.