Satker Minim SDM, Bawaslu Targetkan 3–5 ASN per Kabupaten/Kota

Ketua Bawaslu RI, Ahmad Bagja, mengatakan kebijakan itu merupakan hasil kesepakatan internal lembaga menyusul terbatasnya jumlah ASN di sekretariat daerah.

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID —Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia akan mendistribusikan aparatur sipil negara (ASN) ke wilayah Banten dan Jabodetabek. Langkah ini diambil untuk menutup kekurangan pegawai di satuan kerja Sekretariat Bawaslu kabupaten/kota di dua wilayah tersebut.

Ketua Bawaslu RI, Ahmad Bagja, mengatakan kebijakan itu merupakan hasil kesepakatan internal lembaga menyusul terbatasnya jumlah ASN di sekretariat daerah.

Bacaan Lainnya

“Berdasarkan kesepakatan antara Bawaslu RI dan Dirjen Bawaslu, Bawaslu RI akan menyebar ASN ke seluruh satker di Banten dan Jabodetabek,” ujarnya di sela peresmian gedung baru Bawaslu Kota Tangerang, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menyebut, Bawaslu masih menghitung kebutuhan ideal ASN untuk ditempatkan di sekretariat kabupaten/kota se-Banten. Saat ini, setiap daerah rata-rata baru diisi satu hingga dua ASN sehingga dinilai belum memadai.

“Tiap kota dan kabupaten itu diisi 1 sampai 2 orang ASN, untuk CPNS 3 orang. Kami saat ini masih mengkaji kebutuhannya berapa di tiap daerah,” imbuhnya.

“Idealnya tiap satker kota dan kabupaten itu diisi oleh 3-5 orang ASN,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bawaslu RI kini telah mengambil langkah untuk memperbantukan staf bawaslu RI ke Banten dan Jabodetabek ke satker.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Komarullah mengayakan, saat ini jumlah tenaga ASN dan CPNS pada Satker Bawaslu Kota Tangerang telah diisi oleh 6 orang. Adapun rinciannya terdiri yakni 3 orang ASN dan 3 orang CPNS.

” Saat ini satker Bawaslu Kota Tangerang telaha diisi oleh 3 orang ASN dan 3 orang CPNS. Belum ideal jumlahnya, idealnya 1 satker diisi oleh 3-5 orang ASN,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.