TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Peran sebagai petugas keamanan tidak menghalangi Roy Pardamean (36) untuk memahami pentingnya memiliki perlindungan kesehatan bagi keluarga. Saat ditemui oleh tim Jamkesnews, Roy menceritakan pengalamannya ketika merasakan langsung manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Menurutnya, keberadaan program JKN bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penopang bagi keluarga terutama ketika kondisi darurat datang tanpa diduga.
“Ini pengalaman anak saya waktu itu pakai program JKN. Waktu itu anak saya harus dirawat karena typhoid, sekitar lima hari kami menunggunya di rumah sakit. Kalau dipikir-pikir, jika bukan karena program JKN mungkin bingung berapa biaya yang harus kami keluarkan. Saya hanya seorang petugas keamanan, penghasilan pun pas-pasan untuk kebutuhan sehari-hari. Jadi memang program ini sangat membantu sekali untuk keluarga kecil kami,” ungkap Roy pada Jumat 14 November 2025.
Roy menjelaskan bahwa sebagai kepala keluarga, kesehatan anggota keluarganya menjadi hal penting untuk selalu dipastikan.
Ia juga semakin menyadari betapa pentingnya jaminan kesehatan, ketika anaknya harus dirawat di rumah sakit secara mendadak. Pengalaman tersebut membuatnya semakin yakin bahwa program JKN adalah kebutuhan dasar yang seharusnya dimiliki setiap keluarga di Indonesia.
“Kalau anak sakit, orang tua pasti panik. Tapi setidaknya dengan adanya program JKN ini, paniknya tidak bertambah karena mikirin biaya rumah sakit. Jadi saya dan istri bisa fokus ke penyembuhan anak kami saja. Setelah mengalami sendiri, kami sekeluarga semakin yakin bahwa program JKN itu benar-benar penting. Banyak keluarga yang mungkin belum paham, padahal manfaatnya luar biasa,” tutur Roy.
Selain itu, Roy berharap masyarakat semakin sadar untuk memastikan kepesertaan JKN mereka aktif dan tertib dalam membayar iuran.
Harapannya, agar tidak mengalami kendala ketika membutuhkan pelayanan kesehatan. Seperti sedia payung sebelum hujan, menurutnya, menjaga kepesertaan aktif merupakan bentuk persiapan yang sangat penting sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
“Pengalaman saya ini mudah-mudahan bisa jadi pelajaran buat masyarakat Indonesia. Jangan nunggu sakit dulu baru urus program JKN, secara kita tidak pernah tahu kapan musibah itu datang. Lebih baik sudah ada persiapan sebelumnya dan tentu dengan memiliki jaminan kesehatan itu menjadi persiapan bagi kita. Saya sendiri merasa tenang karena tahu bahwa keluarga saya telah terlindungi,” ucapnya.
Menutup perbincangan, Roy menyampaikan harapannya agar Program JKN terus berjalan dan semakin baik dalam memberikan perlindungan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap, masyarakat juga turut andil dalam keberlangsungan dan keberlanjutan program ini.
Menurut Roy, cara yang paling sederhana adalah dengan patuh membayar iuran, memastikan kepesertaan aktif, dan menyebarluaskan informasi yang benar kepada lingkungan sekitar.
“Harapan saya program ini terus berlanjut dan semakin banyak orang yang sadar betapa pentingnya perlindungan kesehatan. Saya bukti nyata dari hadirnya program JKN di tengah masyarakat Indonesia dan saya rasa program ini harus terus ada. Semoga masyarakat dapat turut andil juga menjaga keberlanjutan program ini. Gampang kok, saya sendiri cukup dengan memastikan kepesertaan aktif, menyebarluaskan informasi kepada sekitar saya, dan patuh membayar iuran,” pungkas Roy.









