JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Duet Vedra dan Gerald dalam lagu “Tercipta Untukku” bukan hanya mempertemukan dua penyanyi dengan karakter vokal berbeda. Chemistry keduanya ternyata telah terbentuk sejak mereka sama-sama mengikuti ajang pencarian bakat The Icon Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, Vedra berhasil meraih posisi juara kedua, sedangkan Gerald berada di peringkat kelima. Persahabatan yang terjalin selama kompetisi kemudian menjadi modal ketika keduanya kembali dipertemukan dalam proyek musik.
Kedekatan tersebut membuat proses membangun chemistry dalam lagu maupun music video berjalan lebih natural.
Vedra mengatakan dirinya dan Gerald memang sudah sering berduet sehingga mereka relatif memahami karakter vokal masing-masing.
“Aku dan Gerald sering duet bareng supaya kami semakin tahu karakter suara masing-masing dan suara kami lebih nge-blend,” cerita Vedra.
Persiapan juga dilakukan sebelum mereka menjalani proses shooting music video. Keduanya berlatih ekspresi, gestur, gerakan, hingga cara membawakan lagu di depan kamera.
“Sebelum syuting music video kami juga latihan ekspresi, gestur, gerakan dan pembawaannya supaya saat syuting nggak terasa canggung,” lanjut Vedra.
Menurutnya, pengalaman tampil bersama sebelumnya membuat chemistry mereka lebih mudah dibangun.
“Karena kami memang sudah kenal dan sering satu panggung, chemistry-nya jadi lebih mudah didapat,” katanya.
Hal serupa dirasakan Gerald. Ia menilai hubungan pertemanan yang telah terjalin membuat keduanya tidak perlu menciptakan interaksi secara berlebihan ketika berada di depan kamera.
“Dari awal kami memang sudah bersahabat, jadi saat membawakan lagu ini rasanya nggak perlu terlalu dibuat-buat,” ujar Gerald.
Gerald dan Vedra juga berusaha membawa kedekatan tersebut ke dalam music video. Interaksi keduanya dibuat lebih natural agar tidak terlihat seperti sekadar memainkan karakter.
“Kami sudah cukup mengenal karakter satu sama lain, baik saat bernyanyi maupun berinteraksi,” ungkap Gerald.
Konsep tersebut kemudian diterapkan melalui visual music video yang clean dan minimalis. Gerald dan Vedra menjadi fokus utama tanpa terlalu banyak elemen visual yang dapat mengalihkan perhatian.
Gestur, tatapan, serta interaksi sederhana di antara keduanya digunakan untuk memperkuat sisi emosional lagu “Tercipta Untukku”.
Selain chemistry, karakter vokal masing-masing juga menjadi bagian penting dari versi baru lagu tersebut. Keduanya mengeksplorasi harmonisasi dan improvisasi untuk menghasilkan warna yang berbeda dari versi original.
Dengan kombinasi persahabatan, pengalaman tampil bersama, dan eksplorasi musik R&B, Vedra dan Gerald mencoba menghadirkan interpretasi baru terhadap lagu populer Ungu tersebut.
“Tercipta Untukku” versi Vedra dan Gerald dijadwalkan hadir di seluruh digital streaming platform mulai 28 September 2026. (san/*) #foto dok. trinity optima production








