JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Grup musik anak Glitter membuka babak baru perjalanan mereka di industri musik melalui EP “Kita, Nanti”.
Mini album ini tidak hanya menjadi wadah bagi Glitter untuk menyampaikan pesan positif kepada anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan musikal para personelnya.
Dalam EP tersebut, Glitter menghadirkan lima lagu, yakni “Kuat”, “Apa Saja, Bisa!”, “Jangan Lupain Kita”, “Bendera”, dan “Doa Sebelum Tidur”.
Dua lagu, yaitu “Jangan Lupain Kita” dan “Bendera”, sebelumnya sudah dirilis. Sementara “Kuat”, “Apa Saja, Bisa!”, dan “Doa Sebelum Tidur” menjadi tiga lagu baru yang melengkapi perjalanan EP.
Proses produksi dan pembagian vokal dilakukan dengan menyesuaikan karakter masing-masing anggota Glitter. Hal tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada para personel untuk menunjukkan perkembangan kemampuan bernyanyi mereka.
Dari keseluruhan materi, “Apa Saja, Bisa!” dipilih sebagai focus track. Lagu tersebut membawa pesan agar anak-anak berani bermimpi, tidak takut mencoba sesuatu, dan terus berusaha ketika menghadapi kegagalan.
Pesan tersebut diperkuat oleh “Kuat”, yang menjadi lagu pembuka EP. Melalui lagu ini, Glitter menggambarkan arti kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Simhala Avadana, A&R Trinity Optima Production sekaligus salah satu pencipta lagu, menilai proses berkarya untuk musik anak juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran.
“Lagu anak idealnya dapat membuka ruang diskusi dengan orang tua,” kata Simhala.
Dalam produksi tiga lagu orisinal, Glitter bekerja bersama sejumlah musisi dan produser. Denny Indrajaya dipercaya menangani produksi “Kuat” dan “Apa Saja, Bisa!”, sedangkan Ivan Dewanto memproduksi “Doa Sebelum Tidur”.
Sementara itu, Ivan Tangkulung turut memperkaya materi EP melalui pengisian aransemen strings.
Selain pesan tentang mimpi dan perjuangan, Glitter juga menghadirkan tema persahabatan lewat “Jangan Lupain Kita”. Lagu ini menggambarkan kenangan masa sekolah yang dapat terus melekat meski seseorang telah tumbuh dewasa.
“Bendera” kemudian membawa nuansa nasionalisme dengan pendekatan musik yang lebih cheerful dan fun. Lagu remake milik Cokelat tersebut mengajak anak-anak mengenal rasa cinta terhadap Indonesia sejak dini.
Sebagai penutup, “Doa Sebelum Tidur” memperlihatkan sisi hangat Glitter melalui kisah tentang kasih sayang anak kepada orang tua.
Simhala berharap pesan yang dibawa melalui karya terbaru Glitter tidak berhenti ketika lagu selesai didengarkan, tetapi dapat menjadi kenangan yang ikut tumbuh bersama pendengarnya.
“Harapannya, lagu-lagu ini bisa menjadi ingatan manis hingga nanti mereka besar,” ujar Simhala.
Dengan “Kita, Nanti”, Glitter dan Trinity Optima Production ingin menghadirkan musik anak yang menghibur sekaligus memiliki nilai yang dapat dekat dengan kehidupan sehari-hari. san/*








