LEBAK, LENSABANTEN.CO.ID – Dewa United Jawara Cup 1 2026 resmi berakhir di Stadion Gelora Maja, Kabupaten Lebak, Banten, Ahad 27 September 2026. Alfatih FC dari Desa Ranca Sumur, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, keluar sebagai juara setelah melewati persaingan 32 tim.
Posisi runner-up ditempati Porsip Panunggulan dari Desa Mekar Baru, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Penyerahan piala dan hadiah kepada para juara dilakukan langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni dalam seremoni penutupan turnamen.
Jawara Cup 1 2026 digelar sejak 23 Agustus 2026 dengan sistem gugur. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Perkumpulan Suporter Anak Dewa (PSAD) bersama Dewa United Banten FC.
Selain menjadi ajang kompetisi antarklub, turnamen tersebut juga menjadi ruang bagi pemain-pemain daerah untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang pencarian talenta sepak bola potensial dari Banten.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang penyelenggaraan. Ribuan penonton hadir menyaksikan pertandingan di Stadion Gelora Maja. Pada pembukaan turnamen, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah turut hadir dan menyampaikan pentingnya olahraga sebagai ruang positif bagi generasi muda.
Ketua Umum PSAD Pusat, M. Gunardi alias Gun Ajudan, mengatakan Jawara Cup tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara.
“Jawara Cup bukan hanya tentang mencari siapa yang menjadi juara. Yang lebih penting adalah menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan dan membuka peluang lahirnya pemain-pemain potensial dari Banten,” ujar Gunardi.
Persaingan menuju partai puncak berlangsung ketat. Sejumlah tim seperti Victory FC, SN Jaya FC, Dua Family FC dan tim lainnya ikut ambil bagian. Salah satu pertandingan semifinal bahkan harus ditentukan melalui adu penalti saat Persib Panunggulan menghadapi SJM Trans.
Untuk memberikan apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan total hadiah puluhan juta rupiah. Alfatih FC sebagai juara pertama mendapatkan hadiah Rp30 juta, sedangkan Porsip Panunggulan sebagai juara kedua memperoleh Rp20 juta. Panitia juga menyediakan hadiah hiburan berupa sepeda listrik dan sepeda gunung.
Menurut Gunardi, penyelenggaraan Jawara Cup di Maja menjadi momentum bagi PSAD dan Dewa United untuk semakin dekat dengan masyarakat, khususnya komunitas sepak bola di berbagai wilayah Banten.
“Maja memiliki potensi dan masyarakatnya sangat antusias terhadap sepak bola. Kami berterima kasih kepada masyarakat Maja yang sudah menerima kegiatan ini dengan baik,” katanya.
Ia berharap Jawara Cup tidak berhenti pada penyelenggaraan perdana, tetapi dapat menjadi agenda yang terus berkembang dan memberikan ruang lebih luas bagi pemain muda.
“Mudah-mudahan ke depan Jawara Cup terus berkembang, semakin banyak tim yang ikut, semakin banyak talenta yang terpantau, dan semakin banyak anak muda Banten yang mendapatkan ruang untuk berkembang melalui sepak bola,” ujar Gunardi.
PSAD dan Dewa United berharap turnamen tersebut dapat memperkuat hubungan antara klub, suporter, komunitas sepak bola dan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi salah satu ruang pembinaan sepak bola berbasis komunitas di Banten.








