Di Usia Senja, Rhoma Irama Masih Tegakkan Dakwah Lewat Musik

Di Usia Senja, Rhoma Irama Masih Tegakkan Dakwah Lewat Musik
JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Rhoma menyampaikan bahwa inspirasi lagu “Senyum” datang dari fenomena sosial yang membuatnya prihatin: masyarakat yang mudah marah dan saling mencaci di ruang publik.
“Sekarang ini banyak orang ribut, saling bully, wajah garang. Dari situ saya terinspirasi untuk mengajak orang agar tersenyum,” ungkapnya.
Lagu ini bukan hanya ajakan untuk berbuat baik, tetapi juga refleksi spiritual yang bersumber dari hadist Nabi. Bagi Rhoma, senyum adalah bentuk sedekah paling sederhana namun bernilai besar di hadapan Tuhan.
Melalui musik dangdut, ia ingin menyampaikan pesan agama dengan cara yang lembut dan menyenangkan.

Secara musikal, “Senyum” menghadirkan karakter khas Rhoma Irama dengan iringan gitar dan orkes dangdut klasik. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan kekuatan pesan moral yang mendalam: bahwa kedamaian bisa dimulai dari hal kecil yang tulus.

Bacaan Lainnya

Proses kreatifnya menunjukkan keseriusan Rhoma dalam menyeimbangkan estetika musik dan dakwah. Ia menulis lirik terlebih dahulu agar pesan spiritual tetap menjadi pusat dari karya, baru kemudian menambahkan melodi dan aransemen yang mendukung suasana.

Video klip “Senyum” menampilkan potret keseharian masyarakat yang tersenyum di tengah kesibukan — simbol bahwa kebahagiaan sejati tidak datang dari materi, melainkan dari ketulusan hati. Visual tersebut memperkuat makna lirik dan memperlihatkan kedalaman pemikiran Rhoma sebagai seniman dan pendakwah.

Dengan karya ini, Rhoma kembali mengingatkan bahwa dangdut bukan hanya genre musik, tapi juga media dakwah dan moralitas.

Ia menutup pesannya dengan kalimat yang menggema di hati pendengar: “Kalau ingin dunia damai, mulai dari diri sendiri. Tersenyumlah.”
(san/*) #foto dok. ig@musikproaktif,@agi_proaktif dan rhoma-official

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.