JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Keinginan untuk memulai hidup baru menjadi titik awal konflik dalam film horor-thriller “Sumpah Darah”. Dibintangi Asmara Abigail sebagai Mara, film ini menghadirkan perjalanan seorang perempuan yang berusaha meninggalkan masa lalunya, tetapi justru menghadapi ancaman yang tidak pernah ia bayangkan.
Mara bekerja sebagai ladies companion karaoke sebelum sebuah peristiwa mengubah arah hidupnya. Ketika berusaha menyelamatkan sahabatnya, Dini, dari percobaan pemerkosaan, Mara secara tidak sengaja membunuh seorang klien.
Situasi tersebut membuat Mara berada dalam kondisi sulit. Ia kemudian menerima tawaran Thomas, yang diperankan Dwi Sasono, untuk meninggalkan kota dan memulai kehidupan baru.
Harapan akan kehidupan yang lebih baik ternyata tidak berjalan sesuai rencana. Mara dibawa ke sebuah vila terpencil tempat Thomas tinggal bersama ibunya. Sejak kedatangannya, berbagai kejanggalan mulai muncul dan membuat Mara mempertanyakan keputusan yang telah diambilnya.
Ketegangan cerita semakin berkembang ketika sosok ibu Thomas, yang diperankan Ully Triani, menunjukkan sisi misterius. Mara harus menghadapi situasi yang membuatnya semakin sulit membedakan antara harapan untuk memperoleh keselamatan dan ancaman yang justru mengintainya.
Sutradara Cornelio Sunny, yang juga menulis naskah bersama Ike Klose, mengungkapkan bahwa film ini mengeksplorasi ketakutan yang muncul dari sesuatu yang semula dianggap familier dan memberikan rasa aman.
“Dalam Sumpah Darah, saya ingin membangun rasa tidak nyaman itu secara perlahan, tanpa terburu-buru menjelaskan semuanya,” kata Cornelio.
Pernyataan tersebut menggambarkan pendekatan cerita yang tidak hanya bertumpu pada kemunculan sosok menyeramkan, tetapi juga pada perubahan perasaan Mara ketika kehidupan barunya mulai terasa tidak aman.
Dari sudut pandang karakter, perjalanan Mara menjadi bagian penting dalam film ini. Ia tidak hanya berusaha mengungkap rahasia di balik vila, tetapi juga harus menghadapi konsekuensi dari masa lalu dan mempertanyakan siapa yang benar-benar dapat dipercaya.
Selain Asmara Abigail dan Dwi Sasono, film ini turut menampilkan Sara Zany sebagai Dini, Ully Triani, dan Ruth Marini.
Disutradarai Cornelio Sunny, “Sumpah Darah” telah merilis trailer dan poster resminya pada 10 Oktober 2026. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 26 November 2026. (san/*) #foto dok. ig@filmsumpahdarah








