JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID — BINUS University kembali mempertegas komitmennya dalam mencetak talenta digital masa depan melalui penyelenggaraan “Computer Science Festival 2026” yang memamerkan lebih dari 20 karya inovasi teknologi mahasiswa Computer Science BINUS @Kemanggisan kepada para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).
Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan Dr. Reina, S.Kom., M.M. mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kontribusi institusi dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Computer Science Festival tahun ini menjadi sarana strategis untuk mendekatkan dunia pendidikan tinggi kepada generasi muda, sekaligus menumbuhkan inspirasi bagi siswa SMA untuk melihat bagaimana teknologi dapat menjadi solusi bagi masa depan bangsa,” ujar Reina dalam keterangannya, Jumat, 16 Oktober 2026.
Dekan School of Computer Science BINUS University Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI. menambahkan bahwa puluhan karya yang dipamerkan adalah wujud kreativitas dan kemampuan pemecahan masalah (problem-solving) dari para mahasiswa.
“Melalui ajang ini, kami ingin memperlihatkan bahwa mahasiswa Computer Science BINUS University tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi benar-benar menghasilkan karya inovatif yang aplikatif dan berdampak luas bagi masyarakat,” tuturnya.
Inovasi yang dipamerkan dalam ajang tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, hingga transportasi. Karya-karya tersebut meliputi aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) seperti Screaming Chicken dan NusaTale, Software as a Service (SaaS) seperti MixKatalog, hingga solusi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning.
Beberapa inovasi unggulan lainnya termasuk sistem transportasi cerdas TraffiCore-AI, platform pengurangan sampah makanan FoodSaver dan HapHap, X-Ray Bone Fracture Detector, DiabeteBot, hingga aplikasi edukasi pencegah hoaks Argumento.
Selain pameran inovasi, festival ini juga disemarakkan dengan beragam kegiatan interaktif seperti demonstrasi teknologi mutakhir (tech demos), pengalaman imersif berbasis digital, serta berbagai permainan edukatif berhadiah. Melalui pendekatan yang interaktif, siswa SMA diajak untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan mencoba langsung teknologi tersebut.
Head of Computer Science Department – Greater Jakarta Ir. Andry Chowanda, Ph.D. turut mengapresiasi tingginya antusiasme serta rasa ingin tahu para pelajar yang hadir untuk mengeksplorasi karya-karya mahasiswa.
Pihaknya berharap pengalaman mencoba produk secara langsung dalam festival ini dapat menyalakan semangat generasi muda untuk berkarier dan menjadi technopreneur di bidang ilmu komputer demi mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.








