KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kota Tangerang, Puji Rahman Hakim, mendorong pembenahan organisasi secara menyeluruh. Langkah ini merespons anjloknya perolehan suara partai hingga 57,94 persen di Kota Tangerang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu.
Pernyataan tersebut disampaikan Puji dalam acara konsolidasi dan penguatan kader di Sekretariat DPD Partai Perindo Kota Tangerang, Kamis, 15 Oktober 2026. Menurutnya, mesin partai harus segera digerakkan kembali melalui optimalisasi kader, evaluasi pengurus, dan penguatan komunikasi dengan warga.
“Kita harus berani mengevaluasi diri. Saya tidak ingin pengurus hanya sibuk dengan urusan internal, sementara kehadiran partai di tengah masyarakat justru kurang dirasakan,” kata Puji, Kamis. Ia mendesak para pengurus di tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk turun langsung dan bergerak lebih aktif.
Puji menilai, potensi kader yang ada saat ini harus dimaksimalkan agar kontribusinya terhadap organisasi lebih terasa. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya perombakan struktur pengurus apabila hasil evaluasi menunjukkan perlunya penyegaran.
“Ke depan, saya ingin seluruh pengurus bergerak. Kita perkuat struktur, benahi kaderisasi, dan bangun kembali komunikasi dengan masyarakat. Kepercayaan itu harus diperjuangkan melalui kerja nyata,” ujarnya.
Selain membenahi urusan internal, Puji juga menargetkan agar partai lebih inklusif dan mudah diakses oleh publik. Salah satu langkah konkretnya adalah menjadikan kantor sekretariat partai sebagai ruang publik.
“Sekretariat DPD Partai Perindo Kota Tangerang buka 24 jam dan bisa dimanfaatkan oleh siapa pun. Tempat ini terbuka untuk umum dan harus bisa menjadi sarana kegiatan warga. Perindo ingin menjadikan sekretariat sebagai rumah yang terbuka bagi masyarakat,” tutur Puji.
Melalui kebijakan pintu terbuka tersebut, ia berharap hubungan antara partai dan masyarakat dapat semakin erat. Puji juga menginstruksikan kadernya untuk proaktif menyerap aspirasi, turun dalam berbagai kegiatan sosial, serta mendampingi warga yang menghadapi kendala dalam pelayanan publik.








