KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Maraknya kasus judi online (judol) yang merebak saat ini hingga merambah ke berbagai elemen masyarakat menjadi perhatian semua pihak dan perlu penanganan serius.
Penanganan disebut perlu serius lantaran dampak negatif judi online bagi pasangan yang sudah menikah membuat angka perceraian di Kota Tangerang mengalami tren kenaikan.
Parahnya, judi online saat ini telah menjadi seperti virus yang menjangkit semua kalangan masyarakat.
Terkait hal tersebut, ketua DPRD Gatot Wibowo mendorong agar pegawai di eksekutif maupun legislatif Kota Tangerang disiplin untuk menghindari paparan bahkan candu judol.
“Perlu ada edukasi semangat disiplin bagi pegawai-pegawai kita untuk menghindarkan judol, karena judol ini terbukti berdampak negatif di kalangan masyarakat,”tegasnya, Rabu, 17 Juli 2024.
Gatot pun meminta agar eksekutif serta pihak-pihak terkait bisa berkolaborasi mencegah judol tumbuh liar.
“Saya berharap ada keterlibatan masif dari pemerintah, maupun aparatur negara yang lain untuk mengantisipasi maraknya judol,”imbuhnya.
Disinggung perlu atau tidaknya pengawasan gawai milik pegawai, Gatot menilai hal itu bisa dilakukan jika memang dianggap mampu untuk mencegah masyarakat terpapar dari judol.
“Ya boleh saya untuk mengantisipasi seperti melakukan razia gawai, tapi gak perlu diumumin namanya rajia teknisnya nanti mungkin pak Pj dengan tim Sekdanya,”pungkasnya.









