Kitaro Warkop 24 Jam di Mal Balekota dengan Konsep Raja Sachet di Dunia

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – PT Karya Indonesia Sentosa perusahaan pengelola Warkop Kitaro (Kita Orang) Warkop 24 jam di Mal Balekota, Kota Tangerang, Banten, menjadi pilihan alternatif bagi warga yang ingin bekerja dari warung kopi, dengan harga bersahabat dan fasilitas wifi.

Brand Partnership Lead Warkop Kitaro, Inca Take, mengatakan gerai di Balekota Mall dirancang khusus dengan ruang luas berkapasitas sekitar 220 kursi pada area seluas sekitar 346 meter persegi.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut ruang tersebut dimanfaatkan untuk mengundang pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berjualan bersama.

“Kami undang UMKM yang punya gerobak, seperti nasi, bubur ayam, kacang hijau, dan siomay, untuk membawa gerobaknya berjualan bersama kami,” kata Inca, Rabu 21 Oktober 2026.

Selain pedagang gerobak, Kitaro juga membuka kesempatan bagi penjual jajanan pasar dan camilan, seperti keripik, untuk menitipkan produk dan memajangnya di gerai. Menurut Inca, skema itu membantu UMKM membangun pendapatan bersama.

Saat ini, UMKM yang bergabung antara lain penjual nasi goreng, sambal, bubur kacang hijau, dan jajanan pasar. Kitaro masih membutuhkan mitra lain, termasuk pelaku UMKM yang memproduksi saus, untuk bekerja sama dalam penjualan makanan dan minuman.

Kitaro (Kita Orang) Warkop 24 jam di Mal Balekota, Kota Tangerang, Banten, menjadi pilihan alternatif bagi warga yang ingin bekerja dari warung kopi, dengan harga bersahabat dan fasilitas wifi.
Kitaro (Kita Orang) Warkop 24 jam di Mal Balekota, Kota Tangerang, Banten, menjadi pilihan alternatif bagi warga yang ingin bekerja dari warung kopi, dengan harga bersahabat dan fasilitas wifi.

Menu Es Krim dan “Raja Sachet”

Dari sisi menu, Kitaro menonjolkan produk yang menurut pengelola tidak dijual di warung kopi lain, yakni ice bit, es krim dengan dua varian: teh tarik dan matcha. Kombinasi keduanya dinamai “matchic”, singkatan dari matcha dan teh tarik.

Es krim itu juga dipadukan dengan racikan minuman sachet dalam sajian bernama float. Ada pula sundae, es krim dengan beragam topping dan gel berbahan produk sachet di bagian bawahnya.

“Kami warkop yang akan menjadi raja sachet, karena hampir semua produk kami berbahan sachet,” ujar Inca.

Tim pemasaran Kitaro menyebut gerai tersebut kini memiliki sekitar 400 jenis sachet dari merek lokal dan nasional dalam galeri sachetnya.

Mereka menargetkan galeri itu penuh tahun ini dan berencana menambah sachet dari luar negeri.

Pengelola juga mengajak produsen fast moving consumer goods (FMCG) yang meluncurkan inovasi sachet baru untuk bergabung.

Untuk menambah koleksi, Kitaro menggulirkan kampanye di Instagram dengan tagar “Kampahi” atau “KM Sahi”, singkatan dari “Kamu minum sachet apa hari ini?”. Pengelola menilai Indonesia masih kaya akan produk sachet yang belum terdata.

Fokus pada Branding

Sementara itu, Manajer Finance Kitaro, Diana, mengatakan perusahaan memiliki target omzet, tetapi belum dapat menyebutkannya. “Saat ini kami tengah berfokus pada branding Kitaro,” ujarnya.

Menurut Diana, Kitaro di Mal Balekota menyajikan ratusan varian minuman, baik kopi dan teh maupun makanan, dengan harga bersahabat.

 

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.