JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Meiska menghadapi tantangan tersendiri ketika memutuskan merilis ulang “Aku Cuma Punya Hati”, lagu yang sudah lekat dengan karakter vokal Mytha Lestari. Alih-alih sekadar mengulang versi lama, Meiska berusaha memberikan interpretasi personal melalui aransemen dan warna vokalnya.
Lagu tersebut sebenarnya sudah cukup akrab bagi Meiska. Ia sering membawakannya dalam penampilan off-air hingga video penampilannya mendapatkan respons positif dari penonton dan menyebar di media sosial.
Antusiasme tersebut kemudian berkembang menjadi permintaan agar Meiska menghadirkan rekaman resmi. Bersama Sony Music Entertainment Indonesia, ia akhirnya mengembangkan proyek remake tersebut setelah mendapatkan restu dari Badai dan Mytha Lestari.
Menurut Meiska, tantangan terbesar justru terletak pada bagaimana menemukan identitasnya sendiri ketika menyanyikan lagu yang sudah memiliki penyanyi ikonik. “Setiap remake lagu pasti punya tantangan tersendiri. Lagu ini sudah sangat melekat dengan Kak Mytha Lestari,” katanya.
Meiska menyadari pendengar memiliki ekspektasi terhadap lagu tersebut. Karena itu, ia memilih tetap menjaga esensi dan struktur dasarnya, sekaligus memasukkan elemen-elemen baru.
“Tantangannya adalah bagaimana aku bisa terlepas dari bayang-bayang penyanyi aslinya, tapi di sisi lain tetap menjaga esensi lagunya tanpa mengubah struktur dasarnya terlalu jauh,” ujar Meiska.
Salah satu perubahan terdapat pada nada dasar dan intro. Aransemen baru tersebut mengambil cuplikan bagian reff sehingga menghadirkan pembuka yang berbeda dari versi sebelumnya.
Meiska juga menambahkan bridge baru pada bagian solo gitar. Bagian tersebut lahir secara spontan ketika proses rekaman bersama Keke Kananta dan Barsena Besthandi sebagai vocal director.
Sentuhan tersebut membuat versi Meiska memiliki identitas tersendiri tanpa harus menghilangkan bagian yang sudah akrab bagi pendengar lama. Ia berharap pendekatan tersebut dapat mempertemukan lagu dengan pendengar dari generasi yang lebih muda.
Bagi Meiska, lagu bukan hanya soal aransemen dan vokal, tetapi juga bagaimana sebuah cerita dapat menemukan orang yang sedang mengalami perasaan serupa.
“Semoga lagu ini bisa jadi teman buat teman-teman yang lagi mengalami hal serupa dan bisa relate dengan cerita di dalamnya,” ucapnya.
“Aku juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk Mas Badai dan Kak Mytha Lestari atas dukungannya,” lanjut Meiska.
“Aku Cuma Punya Hati” versi Meiska kini dapat didengarkan di seluruh platform musik digital Indonesia. (san/*) #foto dok. ig@sonymusicid








