Pelantikan KNPI Kabupaten Tangerang di Hotel Lemo Dinilai Menghamburkan Uang

Pelantikan KNPI Kabupaten Tangerang di Hotel Lemo Dinilai Menghamburkan Uang
Pelantikan KNPI Kabupaten Tangerang di Hotel Lemo Dinilai Menghamburkan Uang

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID— Koordinator aliansi mahasiswa Tangerang (AMT)  Saepul Bahri mengkritik  pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tangerang yang diduga menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah.

“Sangat disayangkan anggaran ratusan juta cuman dipakai pelantikan, harusnya bisa dialokasikan untuk program kerja yang berdampak kepada masyarakat kecil, ” ucap Koordinator AMT Saepul Bahri, Minggu, 26 Januari 2025.

Bacaan Lainnya

Menurut pria yang panggil Ceming itu, situasi saat ini masyarakat Kabupaten Tangerang sedang berada dalam kesulitan. Banyak, pemutusan hubungan kerja (PHK)  merajalela, petani banyak gagal panen akibat irigasi yang terbengkalai, harga pokok tidak terkendali dan pagar laut yang dipagar sehingga nelayan tidak bisa berlayar.

“Kalau bicara nilai historis, KNPI kan selalu menjadi garda terdepan dalam menyuarakan isu-isu kerakyatan. Tapi jika menghabiskan uang ratusan juta hanya untuk pelantikan ini amat sangat disayangkan, ” tegasnya.

Ia juga mempertanyakan anggaran diduga ratusan juta untuk pelantikan KNPI di Hotel Lemo pada Minggu, 26 Januari 2025 ini. Padahal, beberapa waktu lalu gedung pemuda baru saja direnovasi.

Renovasi tersebut menghabiskan anggaran kurang lebih 1,8 Milyar demgan tujuan, agar gedung tersebut layak untuk dipakai kegiatan-kegiatan kepemudaan

“Luar biasa mewah pelantikan di Hotel Lemo ini. Anggaran dari mana? Pemda? Kalau dari pemda pasti dari rakyat. Kalau KNPI lebih memilih hotel mewah untuk kegiatan ceremonialnya, ngapain direnovasi gedungnya. Hanya buang-buang anggaran saja, ” kritik pedasnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Ketua KNPI Kabupaten Tangerang terpilih, M Yusuf Basnar tidak menjawab berapa anggaran yang digunakan untuk pelantikan KNPI tersebut. Namun, ia menerangkan bahwa anggaran yang tersebut dari kolektif kolegial.

“Bahwa anggaran ini kita bertiga dan pengurus dari kolektif kolegial, karena kita tak bisa berharap dan terpaku dengan siapapun, ” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.