KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pengungsi korban kebakaran tempat pemrosesan akhir (TPA) Rawa Kucing, Kota Tangerang, Banten saat ini masih tersisa 45 orang. Mereka masih mengungsi di GOR Neglasari. Senin 6 November 2023.
Mereka adalah warga yang rumah semi permanennya terbakar saat peristiwa kebakaran TPA Rawa Kucing terjadi pada beberapa waktu lalu.
Kabid perlindungan dan jaminan sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Uhet suthiyatunnafiah menjelaskan, para pengungsi awalnya ratusan dan saat ini mulai berkurang hanya 45 jiwa.
“Kami Dinsos melalui Dapur umum membantu ketersediaan makanan lewat dapur umum,”ujarnya.
Pihaknya berharap para pengungsi bisa segera meninggalkan lokasi pengungsian sementara itu. Nantainya mereka akan menerima bantuan dari Bazna Kota Tangerang senilai Rp5 juta per rumah.
“Besok (selasa 6 November 2023) mereka diharapkan bisa kembali ke aktifitas semula. Informasinya akan ada dana kerohiman dari Baznas, untuk mereka gunakan mengontrak sambil usaha karena diharapkan mereka tidak kembali kesitu (TPA),”terangnya.

Ketua Tagana Kota Tangerang, Fathurrohman menambahkan untuk para pengungsi disediakan makanan tiga kali sehari, pagi, siang dan sore.
“Kami sejak hari pertama sudah menurunkan personel sebanyak 50, dan posko serta dapur umum. Selain masak kami juga lakukan distribusi, sempat kami salurkan saat awal-awal itu 3 ribu nasi bungkus,”ungkapnya.
Saat ini kondisi mulai bernangsur normal, Tagana menyiagakan 15-20 personel untuk membantu logistik makanan di dapur umum dan penyalurannya ke pengungsi di GOR Neglasari.
“Pada hari ini, Senin 6 November 2023 merupakan hari terakhir kami salurkan bantuan makanan, karena besok kemungkinan mereka (Pengungsi) akan pindah,”pungkasnya.









