Selat Hormuz Ditutup, Bahlil Klaim Stok BBM RI Aman 20 Hari

Selat Hormuz Ditutup, Bahlil Klaim Stok BBM RI Aman 20 Hari

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyatakan cadangan bahan bakar minyak nasional masih dalam kondisi aman meski ketegangan di Timur Tengah memicu gejolak pasar energi global.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil sebelum bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 2 Maret 2026. Ia memperkirakan stok BBM dalam negeri masih mencukupi untuk sekitar 20 hari ke depan.

Bacaan Lainnya

Menurut Bahlil, melansir CNNIndonesia, pertemuannya dengan kepala negara berpotensi membahas dinamika geopolitik terbaru, terutama dampak penutupan Selat Hormuz terhadap pasokan energi global.

Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipatif mengingat Indonesia masih mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari.

Ia juga mengagendakan rapat dengan Dewan Energi Nasional untuk membahas skenario pengamanan pasokan energi nasional.

BACA JUGA  : Ajudan Pastikan Mahmoud Ahmadinejad Selamat dari Serangan AS–Israel

Penutupan Selat Hormuz terjadi setelah Iran mendapat serangan udara dari Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu28 Februari 2026. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi militer dan pemerintahan Iran, termasuk pemimpin tertinggi negara itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Situasi itu langsung mengguncang pasar global. Harga minyak mentah melonjak sekitar 7 persen pada perdagangan Senin 2 Maret 2026 menyentuh level tertinggi dalam beberapa bulan terakhir di tengah eskalasi konflik kawasan.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.