KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Kota Tangerang kembali mencuri perhatian internasional setelah dipilih sebagai salah satu lokasi syuting film Tygo, produksi layar lebar asal Korea Selatan. Proses pengambilan gambar dilakukan di kawasan ikonik Pintu Air 10, salah satu landmark bersejarah di Kota Tangerang, Banten.
Syuting film Tygo berlangsung sejak 28 Januari hingga 31 Januari 2026. Selama proses produksi, pihak terkait menerapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi guna mendukung kelancaran aktivitas syuting sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat.
Terpilihnya Kota Tangerang sebagai lokasi syuting film internasional ini diharapkan membawa dampak positif, terutama bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Kehadiran industri perfilman global dinilai dapat menjadi sarana promosi efektif untuk memperkenalkan Kota Tangerang ke panggung dunia.
Film Tygo sendiri dibintangi sejumlah aktor papan atas Korea Selatan, termasuk Lisa BLACKPINK dan Ma Dong Seok. Film ini dijadwalkan rilis pada tahun 2026 dan telah menarik antusiasme tinggi dari publik, baik di Korea Selatan maupun internasional.
Kepala Bidang Pariwisata Kota Tangerang, Dayanti Anggraeni, menyebut momentum ini sebagai peluang strategis untuk mengangkat citra daerah. Menurut dia, keterlibatan Kota Tangerang dalam produksi film internasional dapat memperkuat branding kota di kancah global.
“Ini menjadi sarana promosi yang sangat baik untuk memperkenalkan Kota Tangerang ke level internasional. Kami berharap kehadiran kru film dapat memberikan dampak ekonomi, mulai dari tingkat hunian hotel hingga pengenalan kuliner khas daerah,” ujar Dayanti.
Ia menambahkan, berbagai kuliner khas Kota Tangerang seperti laksa Tangerang, dodol kecap SH, dan ragam sajian lokal lainnya diharapkan dapat dikenalkan kepada para kru maupun melalui jejak promosi film tersebut. Dengan begitu, sinergi antara industri film, pariwisata, dan ekonomi kreatif dapat terbangun secara berkelanjutan.
Pemkot Tangerang optimistis, keterlibatan dalam produksi film Tygo akan memperkuat posisi kota sebagai destinasi yang terbuka bagi kolaborasi kreatif berskala internasional sekaligus mendorong slogan “Kota Tangerang Mendunia” semakin nyata.










