JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Rapat paripurna DPR RI menyetujui Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kamis, 1 Oktober 2026.
Sebelumnya, Komisi III menyetujui pencalonannya secara aklamasi setelah fit and proper test sekitar 30 menit, tanpa tanya jawab dari delapan fraksi.
Visi dan peta jalan
Dalam uji kelayakan, Suyudi memaparkan visi “Polisi Bersama Masyarakat” beserta sejumlah program kerjanya. Ia juga mengaku memahami kegelisahan publik terhadap Polri, dan menyebut kritik serta keluhan masyarakat sebagai bahan evaluasi.
Karier
Suyudi lulusan Akpol 1994. Selama 32 tahun berkarier, ia banyak bertugas di bidang reserse, mulai dari Kanit II Resmob Polda Metro Jaya hingga Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Ia pernah menjadi Dirreskrimum Polda Metro Jaya pada 2019 dan Wakapolda Metro Jaya pada 2023, lalu menjadi Kapolda Banten pada Juni 2024.
Kepala BNN dan kasus 2 ton sabu
Presiden Prabowo melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025, dan pangkatnya naik menjadi bintang tiga. Namanya melejit setelah BNN membongkar jaringan narkotika internasional. Suyudi menyebut pengungkapan 2 ton sabu itu menyelamatkan sekitar 8 juta jiwa.
Dalam kasus itu, buronan internasional asal Indonesia, Dewi Astutik, juga ditangkap. Pada September 2026, ia menerima penghargaan Tokoh Anti Narkoba 2026.
Data pribadi
Suyudi lahir pada 14 Juli 1973. Tempat lahirnya berbeda di sejumlah sumber informasi sebagian menulis Pandeglang, Banten, sebagian lain Jakarta.
Presiden dijadwalkan melantik Kapolri baru bersamaan dengan reshuffle sore ini. Saya belum menemukan laporan bahwa pelantikan sudah berlangsung, jadi status resminya patut dicek kembali.






