TANGSEL, LENSABANTEN.CO.ID — For Youth Policy (FYP), sebuah organisasi yang bergerak dalam advokasi dan pengembangan kebijakan pemuda, memberikan apresiasi mendalam kepada Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Maria Teresa Suhardja, atas inisiatif pribadinya mendonasikan buku kepada anak-anak sekolah.
Direktur Eksekutif For Youth Policy, Reyhan Dariawan, menilai langkah yang dilakukan Maria sebagai bentuk kepemimpinan yang menginspirasi.
“Inisiatif Ibu Maria Teresasuhardja yang mendonasikan buku adalah cerminan dari pemahaman beliau bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan. Beliau tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menyalakan api semangat belajar bagi anak-anak. Saya sangat mengapresiasi visi dan komitmen beliau dalam membangun fondasi bangsa yang lebih kuat dari akar rumput.”
Aksi ini berawal dari unggahan di media sosial yang memperlihatkan Maria bersama timnya turun langsung membagikan buku kepada anak-anak. Namun lebih dari sekadar simbol, tindakan tersebut lahir dari kepedulian pribadi yang tulus. Dengan menggunakan dana pribadi, Maria menunjukkan komitmen nyata di luar kapasitas formalnya sebagai wakil rakyat.
Dalam unggahannya, Maria menegaskan filosofi di balik gerakan tersebut, “Sebuah buku lebih berharga daripada emas, karena di dalamnya terkandung harapan, impian, dan masa depan.”
Pernyataan ini sejalan dengan misi For Youth Policy yang meyakini bahwa pendidikan dan akses pengetahuan adalah fondasi utama bagi pemuda untuk meraih cita-cita serta menjadi agen perubahan positif.
Lebih dari itu, langkah Maria menjadi investasi sosial yang berharga. Donasi buku bukan hanya memberikan manfaat praktis bagi anak-anak yang menerimanya, melainkan juga menumbuhkan semangat membaca, rasa ingin tahu, dan motivasi untuk belajar lebih giat. Dalam jangka panjang, tindakan ini dapat melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan zaman.
For Youth Policy memandang inisiatif ini sebagai contoh nyata kepemimpinan yang humanis. Di tengah maraknya isu politik yang sering kali hanya berkutat pada wacana kekuasaan, Maria memperlihatkan bahwa wakil rakyat sejati adalah mereka yang hadir langsung di tengah masyarakat dengan memberi manfaat nyata.
“Donasi buku ini bukan hanya tentang apa yang diberikan hari ini, tetapi tentang bagaimana kita menyiapkan masa depan bersama. Semoga semakin banyak pejabat publik maupun tokoh masyarakat yang terinspirasi untuk mengambil langkah serupa,” tambah Reyhan.
For Youth Policy berharap, ke depan, gerakan sederhana namun berdampak besar seperti ini dapat menjadi gerakan kolektif. Karena pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi tugas bersama semua elemen bangsa untuk menyalakan cahaya pengetahuan di setiap sudut negeri.









