Ifan Seventeen Ungkap Luka Sunyi Lewat “Jangan Paksa Rindu (Beda)”

Ifan Seventeen Ungkap Luka Sunyi Lewat “Jangan Paksa Rindu (Beda)”

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Perilisan “Jangan Paksa Rindu (Beda)” memperlihatkan sisi paling jujur dari Ifan Seventeen dalam merangkai kisah cinta yang tidak lagi utuh. Lagu yang dirilis pada awal 2026 ini menjadi salah satu karya paling personal dalam album Resonance.

Ifan tidak berbicara tentang perpisahan sebagai klimaks, melainkan tentang proses batin ketika dua orang perlahan kehilangan keterhubungan emosional. Sebuah fase yang sering diabaikan, namun menyisakan luka paling dalam.

Bacaan Lainnya

Menurut Ifan, memaksakan perasaan justru menjauhkan seseorang dari kejujuran terhadap diri sendiri. Lagu ini menjadi refleksi bahwa melepaskan bisa menjadi bentuk kasih yang paling dewasa.

Liriknya mengalir seperti dialog batin, menghadirkan kenangan kecil yang dulu terasa berarti. Kini, semuanya hadir sebagai isyarat bahwa rasa telah berubah tanpa bisa dihindari.

Ditulis bersama Opik Kurdi, “Jangan Paksa Rindu (Beda)” mengusung pesan bahwa rindu tidak selalu menjadi alasan untuk bertahan. Ada kalanya rindu justru menandakan bahwa sesuatu perlu dilepaskan.

Aransemen musik yang sederhana membuat emosi lagu terasa semakin dekat. Vokal Ifan terdengar hangat namun rapuh, menciptakan suasana intim bagi pendengar.

Lagu ini menjadi bagian penting dari Resonance, album yang merangkai perjalanan emosional tentang kehilangan, penerimaan, dan pertumbuhan pribadi.

Kini, single dan album tersebut telah tersedia di berbagai platform digital, menemani pendengar yang sedang belajar berdamai dengan perubahan dan merelakan dengan tenang. (san/*) #foto dok. ig@ifanseventeen

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.