Kebakaran Hebat Hanguskan Lima Ruko di Periuk, Ini Penyebabnya

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID- Kebakaran hebat melanda lima unit rumah toko (ruko) di kawasan Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, pada Sabtu siang 7 Juni 2025. Api diduga berasal dari korsleting listrik di lantai dua salah satu ruko yang beroperasi sebagai tempat penukaran mata uang asing (money changer).

Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dari lokasi kebakaran. Api cepat menjalar ke empat ruko di sekitarnya karena banyaknya material mudah terbakar di dalam bangunan.

Bacaan Lainnya

Kepanikan pun melanda para pemilik ruko dan warga sekitar yang berusaha menyelamatkan diri. Sayangnya, sebagian besar barang berharga tak sempat diselamatkan karena api menjalar begitu cepat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang, Andia S Rahman, mengungkapkan bahwa dugaan awal kebakaran berasal dari korsleting di lantai dua ruko money changer.

TONTON VIDEONYA :

“Ini ada lima ruko yang terbakar, itu bagian lantai dua. Dugaannya adalah adanya korsleting listrik yang terjadi di ruko money changer. Ruko yang terbakar ini di antaranya toko ponsel, money changer, dan juga penjual alat terapi,” jelas Andia.

Sebanyak 9 unit mobil pemadam kebakaran dan 40 personel diterjunkan ke lokasi kejadian. Api berhasil dipadamkan dalam waktu lebih dari satu jam setelah petugas berjibaku di tengah kendala terbatasnya pasokan air.

“Tidak ada perambatan ke permukiman warga dan dalam peristiwa kebakaran ini juga tidak ada korban jiwa maupun luka. Proses pemadaman saat ini masih pendinginan, semua kita lokalisasi agar api benar-benar padam,” tambahnya.

Salah satu saksi mata, Hadi (37), mengatakan bahwa api terlihat pertama kali dari lantai dua ruko yang menjadi tempat penukaran uang asing. Ia juga menyebutkan bahwa suara ledakan kecil terdengar beberapa kali, diduga dari peralatan elektronik di dalam ruko.

“Saya lihat asap keluar dari lantai dua, lalu tiba-tiba api langsung membesar. Banyak orang langsung panik, ada yang lari, ada juga yang teriak-teriak minta tolong,” tutur Hadi kepada Lensa Banten saat dikonfirmasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Tadi sempat terdengar kaya suara letupan, mungkin dari AC atau alat listrik lain. Petugas cepat datang, tapi api memang sudah besar,” tambahnya.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kasus kebakaran kini ditangani oleh Polsek Jatiuwung dan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota yang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Kebakaran ini menjadi pengingat penting bagi pemilik usaha untuk secara berkala memeriksa instalasi listrik dan menyediakan sistem keamanan kebakaran yang memadai, demi mencegah insiden serupa di masa mendatang.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.