Pesan Sachrudin pada Peringatan Hari Pancasila di Lapangan Ahmad Yani

Pesan Sachrudin pada Peringatan Hari Pancasila di Lapangan Ahmad Yani
Momentum Hari Lahir Pancasila juga dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, pada Senin, 1 Mei 2026. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, dan dihadiri jajaran Forkopimda, kepala OPD, organisasi kemasyarakatan (Ormas), serta taruna dan taruni dari Politeknik Imigrasi Tangerang.

Dalam amanat dan keterangannya kepada awak media, Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Bacaan Lainnya

“Pancasila merupakan pemersatu bangsa sekaligus fondasi perdamaian dunia. Kita bersyukur hingga saat ini Pancasila masih berdiri tegak sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Sachrudin.

Ia menilai keberlangsungan nilai-nilai Pancasila harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

BACA JUGA  : FOTO : Melihat Prosesi Pradaksina di Vihara Dhammaphala

“Ini menjadi tugas kita bersama untuk menjaga dan mengamankannya, karena Pancasila adalah falsafah hidup bangsa yang menjadi tuntunan bagi masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat Kota Tangerang,” ujarnya.

Penguatan Nilai Pancasila Dimulai dari Lingkungan Terdekat

Sachrudin menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam setiap aktivitas masyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan. Upaya pembinaan dan edukasi terus dilakukan agar nilai tersebut semakin mengakar di tengah masyarakat.

Menurutnya, penerapan nilai-nilai Pancasila perlu dimulai dari lingkungan keluarga sebelum berkembang ke lingkungan sosial yang lebih luas. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter bangsa.

“Bukan hanya kepada birokrat, tetapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat. Pembinaan terus dilakukan agar masyarakat mampu menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga, lingkungan sekitar, hingga kehidupan bermasyarakat secara luas,” tuturnya.

BACA JUGA  : Kota Tangerang Pilih Bangun PSEL Mandiri, DPRD Ungkap Alasan Tolak Aglomerasi

Persatuan dan Kesatuan Harus Terus Dijaga

Momentum Hari Lahir Pancasila juga dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Sachrudin menyebut persatuan merupakan salah satu nilai utama yang terkandung dalam Pancasila.

Pesan Sachrudin pada Peringatan Hari Pancasila di Lapangan Ahmad Yani
Momentum Hari Lahir Pancasila juga dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga persatuan

Menurutnya, kekuatan bangsa Indonesia terletak pada kemampuannya menjaga kebersamaan di tengah berbagai perbedaan. Karena itu, semangat persatuan harus terus dipelihara oleh seluruh elemen bangsa.

“Persatuan dan kesatuan memang menjadi nilai yang sangat identik dengan Pancasila. Karena Pancasila sendiri merupakan alat pemersatu bangsa yang harus terus kita jaga dan rawat bersama-sama,” imbuhnya.

“Melalui semangat persatuan inilah bangsa Indonesia dapat tetap kuat dan kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan,” tambah Sachrudin.

BACA JUGA  : 3.021 Penerima Bansos di Kota Tangerang Terindikasi Judi Online

Pelayanan Publik Jadi Prioritas Pemerintah

Selain membahas nilai kebangsaan, Sachrudin juga menyoroti upaya peningkatan pelayanan publik yang terus dilakukan Pemkot Tangerang. Salah satu fokus utama yang mendapat perhatian adalah sektor kesehatan.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara optimal. Oleh sebab itu, berbagai upaya peningkatan kualitas layanan terus dilakukan oleh pemerintah daerah.

“Pelayanan kesehatan terus kami tingkatkan karena merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya memberikan pelayanan yang terbaik,” jelasnya.

Sachrudin juga mengungkapkan bahwa Kota Tangerang telah memperoleh penghargaan terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM). Penghargaan tersebut mencakup berbagai bidang pelayanan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, Pemkot Tangerang juga memperoleh penghargaan terkait Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, keamanan, dan kenyamanan masyarakat,” tandasnya.

BACA JUGA  : Bupati Pandeglang Lantik Pejabat Tersangka, Warganet: “Tuntut di Akhirat”

Terkait adanya layanan kesehatan yang belum beroperasi selama 24 jam, ia menegaskan seluruh penyelenggara layanan harus mengikuti aturan dan standar yang berlaku. Pelaksanaan SPM, menurutnya, harus menjadi acuan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Semuanya harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Standar Pelayanan Minimal yang telah ditetapkan harus dijalankan dengan baik,” tegas Sachrudin.

Pembinaan Wawasan Kebangsaan Dilakukan Secara Berkelanjutan

Pemkot Tangerang juga terus menjalankan program penguatan wawasan kebangsaan kepada berbagai kelompok masyarakat. Program tersebut menyasar organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, hingga komunitas lainnya.

Melalui berbagai kegiatan pembinaan, masyarakat diharapkan memiliki pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya menjaga persatuan dan nilai kebangsaan. Salah satu program yang rutin dilaksanakan adalah pelatihan bela negara.

“Wawasan kebangsaan terus kami lakukan dalam rangka meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperluas pemahaman mereka tentang kebangsaan,” ungkapnya.

“Kegiatan tersebut secara rutin diberikan kepada organisasi kepemudaan (OKP), organisasi kemasyarakatan (Ormas), dan berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya melalui pelatihan bela negara dan berbagai kegiatan pembinaan lainnya,” lanjut Sachrudin.

Selain memberikan pembinaan secara langsung, peserta kegiatan juga didorong untuk menyebarluaskan pemahaman kebangsaan kepada masyarakat. Peran media pun dinilai penting dalam mendukung penyebaran informasi dan edukasi terkait nilai-nilai Pancasila.

“Mereka juga kami dorong menjadi corong informasi yang dapat menyampaikan pemahaman kebangsaan kepada masyarakat luas, baik melalui pembinaan secara langsung maupun tidak langsung,” katanya.

“Dengan begitu, nilai-nilai kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila dapat terus tumbuh dan berkembang di hati sanubari masyarakat,” pungkasnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kota Tangerang menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, dan nasionalisme di tengah masyarakat. Pemkot Tangerang berharap nilai-nilai Pancasila tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi juga terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh lapisan masyarakat.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.