Komplotan Maling Bobol Rumah di Pondok Aren, Mobil dan Motor hingga Tiga Ponsel Ikut Raib

Komplotan Maling Bobol Rumah di Pondok Aren, Mobil dan Motor hingga Tiga Ponsel Ikut Raib
Komplotan Maling Bobol Rumah di Pondok Aren, Mobil dan Motor hingga Tiga Ponsel Ikut Raib

KOTA TANGERANG SELATAN, LENSABANTEN.CO.ID – Komplotan maling membobol rumah warga di Jalan Jombang Raya, Pondok Aren, Tangerang Selatan, pada Jumat, 9 Oktober 2026 dini hari. Dalam aksinya, empat pelaku membawa kabur satu mobil Suzuki Fronx, satu motor Yamaha XMAX, hingga tiga ponsel milik korban.

Aksi pencurian yang terjadi sekitar pukul 01.50 WIB itu terekam kamera CCTV. Saat kejadian, korban bernama Helmi bersama istri dan anaknya sedang tidur di dalam rumah.

Bacaan Lainnya

Helmi mengatakan, dirinya tidur di kamar depan, sedangkan istri dan anaknya berada di kamar belakang. Para pelaku diduga masuk dengan cara mencongkel jendela karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

“Jadi pas mereka masuk, pintu terkunci slot dari dalam. Jadi mereka masuk lewat jendela kalau dari CCTV pun gitu,” kata Helmi saat dikonfirmasi Lensa Banten.

Berdasarkan rekaman CCTV, empat orang diduga terlibat dalam aksi tersebut dan datang menggunakan dua sepeda motor. Dua orang terlihat masuk ke rumah, sementara dua lainnya menunggu di luar sambil mengawasi situasi.

Helmi juga melihat salah satu pelaku diduga membawa senjata api, sedangkan pelaku lainnya membawa benda mengilap yang bentuknya belum diketahui secara pasti. Dugaan tersebut berdasarkan pengamatan korban terhadap rekaman CCTV.

Mobil Sempat Didorong Sebelum Dibawa Kabur

Setelah masuk ke rumah, para pelaku mengambil tas milik Helmi yang biasa digunakan untuk menyimpan barang saat berkendara. Di dalam tas tersebut terdapat kunci mobil, kunci motor, tiga ponsel, uang tunai kurang dari Rp1 juta, serta sejumlah surat kendaraan.

Berbekal kunci yang diambil, para pelaku kemudian membawa kabur mobil Suzuki Fronx dan motor Yamaha XMAX milik korban. Helmi mengatakan, mobilnya sempat didorong menjauh dari rumah sebelum dinyalakan dan dibawa pergi.

Helmi baru menyadari kejadian tersebut setelah mendengar suara sepeda motor yang dinyalakan di depan rumah. Saat istrinya berteriak, ia langsung bangun dan keluar untuk memeriksa keadaan, tetapi kedua kendaraannya sudah tidak ada.

“Pas saya lihat mobil saya juga enggak ada. Akhirnya saya lemas, akhirnya saya ke Polsek Pondok Aren,” tutur Helmi.

Korban Lapor Polisi, Kendaraan Sempat Terlihat di Joglo

Usai kejadian, Helmi melaporkan pencurian tersebut ke Polsek Pondok Aren. Petugas kepolisian juga telah mendatangi rumahnya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Selain kehilangan kendaraan dan ponsel, Helmi mengaku masih harus mengurus sejumlah dokumen kendaraan serta administrasi pembiayaan mobil. Ia juga berupaya memblokir kartu perbankan dan mengamankan akses layanan perbankan karena tas yang dibawa pelaku berisi kartu miliknya.

Helmi mengungkapkan, dirinya mendapat informasi dari anggota komunitas motor yang mengaku sempat melihat kendaraan tersebut di wilayah Joglo. Namun, informasi itu belum dapat dipastikan dan masih perlu ditindaklanjuti.

Ia berharap polisi segera mengungkap identitas para pelaku dan menemukan kembali kendaraan serta barang-barang miliknya. Helmi juga berharap proses penyelidikan dapat segera membuahkan hasil agar kendaraan yang hilang bisa ditemukan.

Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi Lensa Banten kepada Kapolsek Pondok Aren, Kompol Anne, belum membuahkan keterangan lebih lanjut terkait insiden pencurian tersebut.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.