TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID– Kota Tangerang resmi menjadi tuan rumah perhelatan akbar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak bola U-12 antar Sekolah Sepak Bola (SSB) Piala Wali Kota Tangerang. Kompetisi perdana ini berhasil menyedot perhatian dengan partisipasi 100 SSB dari lima provinsi berbeda, menjadikannya ajang pencarian bakat skala nasional yang menarik. Kota Tangerang, Banten, Kamis, 6 November 2025.
Peserta datang dari penjuru pulau Jawa dan Sumatera, meliputi: Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.
Dalam sambutan pembukaan yang penuh motivasi di stadion benteng Reborn, Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menyampaikan harapannya yang tinggi bagi para atlet muda. Ia menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan pembinaan mental dan karakter.
“Semoga nanti di antara peserta ada yang jadi pemain Tim Nasional U-17 yang bisa mewakili Indonesia dan meraih juara, sehingga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di negara-negara lain,” ujar Sachrudin.
TONTON VIDEONYA :
Ia juga memberikan inspirasi dengan membagikan kisah pribadinya, menegaskan bahwa sepak bola adalah jalan menuju berbagai profesi mulia.
“Jadi pemain bola itu bisa jadi pemain nasional, bisa jadi pelatih, bisa jadi pejabat, bisa jadi para pengusaha besar. Ya, contohnya saya, pemain bola jadi Wali Kota,” lanjutnya.
Wali Kota juga menegaskan bahwa anak-anak adalah pemimpin masa depan, dan ajang ini penting untuk meningkatkan nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan sportivitas.
Jaminan Kesehatan Penuh dan Target Perluasan Peserta
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang, Kaonang, menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan perdana ini dan memastikan jaminan keamanan bagi seluruh atlet.
BACA JUGA : Tangerang Gymnastics Club Borong Medali di Bandung Gymnastics Championship 2025, Pecahkan Ekspektasi!
“Kami bersyukur, ini perdana Kota Tangerang menyelenggarakan kompetisi kejuaraan nasional antara SSB U-12. Seluruh atlet ini sudah dikover BPJS berkat kerja sama dengan Rumah Sakit Melati sebagai pem-backup untuk BPJS Ketenagakerjaan. Jadi kalau pun ada cedera, insya Allah kita proteksi unlimited untuk pembiayaannya,” jelas Kaonang.
Kehadiran 100 SSB dari lima provinsi diapresiasi tinggi, dan Kaonang mengungkapkan harapannya untuk tahun-tahun mendatang.
“Harapannya ke depan adalah ini peserta wilayahnya lebih luas lagi, bisa dari Kalimantan, dari Sulawesi, maupun dari Papua. Bahkan dari luar negeri,” katanya.
Meskipun Kota Tangerang bertindak sebagai tuan rumah, Kaonang menegaskan bahwa target utama bagi tim lokal adalah mendapatkan pengalaman berharga. “Kita harus punya pengalaman anak klub kita bermain dengan sahabat-sahabat dari luar Kota Tangerang,” tutupnya.
Optimisme Tinggi dari Pelatih Peserta
Antusiasme juga datang dari tim peserta. Salah seorang pelatih, Dodi Nugroho dari Basic Soccer School 24 Sepatan, mengaku optimistis dan membawa 18 anak didiknya untuk berkompetisi.
“Saya optimistis untuk menjadi juara, memang ada target juara,” tegas Dodi Nugroho, menunjukkan semangat juang tinggi yang dibawa timnya ke ajang ini.










