KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mengakselerasi proses relokasi pedagang ke gedung baru Pasar Anyar yang telah selesai direvitalisasi. Proses pemindahan ini dilakukan menyusul serah terima pengelolaan dari Kementerian PUPR kepada Pemkot Tangerang.
Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, menyebutkan bahwa relokasi telah memasuki tahap ketiga sejak awal Juni 2025. Pemindahan dilakukan secara bertahap demi menjaga situasi tetap kondusif.
“Hari ini merupakan bagian dari rangkaian pemindahan pedagang ke dalam gedung baru, karena secara resmi operasional Pasar Anyar telah diserahkan dari Kementerian PUPR ke Pemerintah Kota. Oleh karena itu, kami mengajak pedagang untuk secara bertahap menempati tempat usaha mereka di gedung baru,” ujarnya pada Rabu, 18 Juni 2025.
Pedagang yang direlokasi adalah mereka yang sudah terdaftar secara resmi oleh Disindagkop UKM dan PD Pasar, serta telah memiliki alokasi kios di gedung baru tersebut.
“Pedagang yang direlokasi ini merupakan mereka yang sudah tercatat dan memiliki penempatan kios yang jelas. Proses pemindahan ini dilakukan secara bertahap sejak 2 Juni, agar berjalan lancar dan tetap kondusif,” jelas Ruta.
Ia juga menuturkan bahwa pengaturan zonasi di dalam pasar telah disesuaikan dengan jenis dagangan masing-masing pedagang untuk menciptakan kenyamanan dan keteraturan bagi pembeli.
Sebelum direlokasi ke gedung baru, para pedagang sempat menempati tiga lokasi sementara yakni Pasar Anyar Selatan, Pasar Mambo, dan kawasan taman di sekitar pasar. Data penempatan ini menjadi dasar pengalokasian kios dalam gedung hasil revitalisasi.
“Kami menargetkan proses relokasi ini rampung di akhir bulan Juni agar aktivitas jual beli bisa segera kembali normal di dalam gedung baru,” kata Ruta.
Selain itu, Ruta menginformasikan bahwa Presiden terpilih Prabowo Subianto dijadwalkan akan menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional yang akan digelar di Kota Tangerang pada 29 Juni 2025. Namun ia menegaskan bahwa relokasi pedagang bukan dilakukan karena kunjungan tersebut.
“Kunjungan tersebut tidak menjadi alasan relokasi, karena proses ini memang sudah kami rancang dan jalankan sebelumnya,” ujarnya menegaskan.
Dengan rampungnya relokasi nanti, Pemkot Tangerang berharap aktivitas ekonomi di Pasar Anyar bisa kembali berjalan optimal dengan fasilitas yang lebih baik dan tertata.









