TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Perumda Tirta Benteng memastikan air yang kembali disalurkan kepada pelanggan dalam kondisi aman dan sesuai standar baku mutu. Kepastian ini disampaikan setelah sebelumnya terdeteksi adanya dugaan pencemaran pada aliran air baku, pada Senin, 9 Februari 2026 malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, menjelaskan bahwa gangguan awal berasal dari aliran air baku di wilayah Cikokol milik Kabupaten Tangerang. Indikasi pencemaran ditandai dengan bau tidak sedap, adanya kandungan minyak, serta matinya ikan secara mendadak.
Mengetahui kondisi tersebut, Perumda Tirta Benteng langsung bergerak cepat dengan melakukan pemantauan intensif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan air sebelum kembali dialirkan ke pelanggan.
“Dan, pada pukul 22.30 WIB, indikasi serupa turut terdeteksi pada aliran air milik Perumda Tirta Benteng. Pencemaran tersebut diduga berasal dari polutan akibat kebakaran gudang kimia di wilayah Tangerang Selatan,” papar Joko, kepada awak Jurnalis pada Selasa, 10 Februari 2026
Sebagai langkah pengamanan, seluruh aliran air langsung dihentikan sementara. Tim teknis kemudian melakukan pemeriksaan rutin setiap 15 hingga 30 menit.
“Demi menjaga kualitas air bagi pelanggan, Perumda Tirta Benteng langsung menghentikan seluruh aliran air secara total. Tim teknis kemudian melakukan pemeriksaan berkala setiap 15 hingga 30 menit untuk memastikan kondisi air baku,” sambungnya.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa pada pukul 00.00 WIB kondisi air sudah kembali normal. Air tidak lagi terindikasi tercemar bahan kimia maupun berbau.
“Sebagai langkah pengamanan, seluruh air yang terlanjur tercemar dibuang ke aliran laut, kemudian dilakukan pengisian ulang dengan air baku yang memenuhi standar kualitas. Proses distribusi kembali dimulai secara bertahap sejak pukul 05.00 WIB ke jaringan pipa utama,” jelasnya.
Air mulai mengalir ke rumah pelanggan secara bertahap sejak pukul 08.00 WIB. Untuk wilayah ujung jaringan seperti Pondok Bahar dan Jatiuwung, distribusi membutuhkan waktu tambahan sekitar tiga hingga empat jam.
Perumda Tirta Benteng menegaskan bahwa seluruh air yang kini kembali tersalurkan telah melalui pengawasan ketat. Air dipastikan aman dan tidak tercemar secara fisika maupun kimia.
“Kami memastikan air yang saat ini diterima pelanggan dalam kondisi aman dan layak digunakan. Dipastikan tidak tercemar fisika maupun kimia,” tegasnya.
Perumda Tirta Benteng mengimbau pelanggan tetap tenang dan tidak khawatir. Perusahaan berkomitmen menjaga kualitas layanan air bersih demi kesehatan dan kenyamanan masyarakat.










