Tradisi Pehcun Tetap Hidup, BTB Siapkan Perayaan Lebih Besar Tahun Depan

Tradisi Pehcun Tetap Hidup, BTB Siapkan Perayaan Lebih Besar Tahun Depan
Perayaan Pehcun Perahu Naga di Sungai Cisadane. foto : Dony

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Perkumpulan Boen Tek Bio (BTB) resmi menutup rangkaian Perayaan Pehcun & Twan Yang 2577 BE/2026 yang berlangsung pada 12 hingga 19 Juni 2026. Penutupan digelar meriah dengan penampilan Gambang Kromong yang menghibur masyarakat di kawasan Pendopo Pehcun.

Ketua Umum Perkumpulan BTB, Ruby Santamoko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya rangkaian kegiatan budaya tersebut. Ia menilai kesuksesan acara tidak terlepas dari dukungan berbagai elemen masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Yang pertama, penutupan Pehcun itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak, baik Pemerintah Kota Tangerang, TNI-Polri, relawan, panitia, donatur, media, dan masyarakat Kota Tangerang yang begitu antusias hadir dalam rangkaian kegiatan ini,” kata Ruby Santamoko kepada Lensa Banten pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Menurut Ruby, antusiasme masyarakat terlihat sejak awal hingga akhir pelaksanaan kegiatan. Bahkan, sejumlah pengunjung datang dari luar Kota Tangerang untuk menyaksikan perayaan budaya tersebut.

“Yang datang ternyata bukan hanya dari Tangerang, tetapi juga ada yang dari Serang, Bogor, Jonggol dan daerah lainnya. Mereka antusias karena dalam budaya Tangerang tempo dulu, saat Pehcun selalu ada pertunjukan Gambang Kromong,” ujarnya.

Rangkaian Tradisi Budaya Berlangsung Selama Sepekan

Perayaan Pehcun tahun ini diawali dengan tradisi Lepas Ancak yang menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan aksi Bersih-Bersih Bantaran Sungai Cisadane yang melibatkan masyarakat dan relawan.

Berbagai agenda lain turut memeriahkan perayaan, mulai dari Lomba Karaoke di Pendopo Pehcun hingga Sembahyang Samkay dan Pembacaan Keng-Piaw Bun. Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya Tionghoa yang telah lama berkembang di Kota Tangerang.

Menjelang puncak acara, masyarakat disuguhkan Ritual Memandikan Perahu Naga yang berlangsung di Sungai Cisadane. Tradisi tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap warisan budaya yang terus dijaga oleh masyarakat Tionghoa Tangerang.

Gambang Kromong Hadirkan Nuansa Tangerang Tempo Dulu

Pada malam penutupan, BTB menghadirkan pertunjukan Gambang Kromong sebagai hiburan bagi masyarakat. Kesenian khas Betawi-Tionghoa itu baru pertama kali ditampilkan dalam rangkaian Perayaan Pehcun yang diselenggarakan oleh BTB.

Ruby mengatakan kehadiran Gambang Kromong terinspirasi dari sejarah budaya Tangerang yang memiliki keterkaitan erat dengan tradisi Pehcun. Menurutnya, kesenian tersebut menjadi bagian dari identitas budaya yang patut dilestarikan.

“Kalau kita bicara jujur, baru kali ini BTB mengadakan Gambang Kromong. Setelah saya mendengar lirik lagu Tangerang Tempo Dulu, ternyata di dalamnya ada Gambang Kromong yang menjadi bagian dari perayaan Pehcun pada masa lalu,” jelasnya.

Ia menambahkan tradisi Pehcun sendiri telah ada di Tangerang sejak tahun 1911. Setelah sempat vakum, perayaan tersebut kembali diwadahi oleh BTB dan terus dilaksanakan hingga sekarang.

Parade Perahu Naga Tetap Menjadi Daya Tarik

Meski tidak digelar dalam format perlombaan, dua perahu naga tetap berlayar di Sungai Cisadane pada puncak perayaan. Kehadiran perahu naga tersebut mendapat sambutan meriah dari masyarakat yang memadati bantaran sungai.

Ruby menyebut kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa tradisi Pehcun masih hidup dan terus dijaga. Selain itu, parade tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan budaya kepada masyarakat luas.

“Dua perahu naga yang melintasi Kali Cisadane membuktikan bahwa euforia Pehcun tetap ada walaupun tidak dilombakan. Tujuannya untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa inilah tradisi Pehcun yang masih hidup di Kota Tangerang,” katanya.

Lempar Bacang dan Mendirikan Telur Disambut Antusias

Tradisi lempar bacang kembali menjadi salah satu agenda yang menarik perhatian masyarakat. Kegiatan tersebut memiliki makna simbolis sebagai bentuk berbagi kepada kehidupan yang ada di Sungai Cisadane.

“Kita melempar bacang ke pinggir Kali Cisadane sebagai tanda memberikan makan kepada ikan-ikan. Jadi bukan limbah, tetapi bagian dari makna tradisi yang sudah ada sejak lama,” ungkap Ruby.

Perkumpulan Boen Tek Bio
Tradisi mendirikan telor di momen puncak perayaan Peh Cun di Kota Tangerang. foto: Dony

Selain lempar bacang, kegiatan mendirikan telur juga berlangsung meriah dan melibatkan banyak pengunjung. Tradisi yang identik dengan perayaan Pehcun itu menjadi salah satu atraksi yang paling dinantikan masyarakat.

“Tetap ada lomba mendirikan telur untuk menambah kemeriahan masyarakat. Kemarin banyak juga penonton yang ikut mencoba dan merasakan langsung tradisi tersebut,” tuturnya.

Menurut Ruby, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa tradisi Pehcun masih memiliki tempat di hati warga. Hal itu menjadi semangat bagi BTB untuk terus melestarikan budaya tersebut di masa mendatang.

BTB Siapkan Perayaan yang Lebih Besar Tahun Depan

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, BTB berencana menghadirkan lebih banyak kegiatan pada Perayaan Pehcun tahun depan. Sejumlah perlombaan budaya dan olahraga air tengah dipersiapkan untuk menambah kemeriahan acara.

“Tahun depan kami akan lebih siap. Akan ada kegiatan di air dan di darat. Kemungkinan rute perlombaan juga akan diubah agar lebih banyak masyarakat yang bisa menyaksikan,” ujar Ruby.

Selain menambah jenis perlombaan, BTB juga berencana memperpanjang durasi perayaan. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk menikmati berbagai kegiatan budaya yang diselenggarakan.

“Kalau sekarang berlangsung beberapa hari, tahun depan kami berharap bisa merayakannya selama satu minggu penuh dengan kegiatan yang lebih banyak dan lebih meriah,” pungkasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.