104 Lurah di Kota Tangerang Ikuti Bimtek Pertanahan dari BKPSDM

Kepala BKPSDM Kota Tangerang Heriyanto dan Pj Wali Kota Tangerang Dr. Nurdin

KOTA TANGERANG,, LENSABANTEN.CO.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pelatihan Teknis Pertanahan Angkatan I. Pada kali ini diikuti oleh 40 Lurah dari target total 104 lurah secara bertahap dan dilaksanakan tiga hari hingga 29 Februari 2024.

Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Dr. Nurdin di Grha Bakti Karya, Modernland yang hadir menuturkan bahwa diklat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para Lurah dalam hal pertanahan.

Bacaan Lainnya

“Lurah akan selalu bersentuhan dengan urusan pertanahan, jadi harus paham agar tidak terjadi kesalahan,” tutur Pj.

Dengan dimilikinya kompetensi dalam urusan pertanahan, lanjut Pj, aparatur Pemkot Tangerang khususnya Lurah dapat meminimalisir terjadinya permasalahan pertanahan yang dapat terjadi akibat dari kurangnya pengetahuan.

“Karena tidak ada yang khusus lulusan bidang pertanahan, jadi ilmunya didapat dari diklat,” bebernya.

Kepala BKPSDM Kota Tangerang Heriyanto menambahkan, bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas manusia pada bidang pertanahan.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) Pelatihan Teknis Pertanahan Angkatan I. Pada kali ini diikuti oleh 40 Lurah dari target total 104 lurah secara bertahap

“Tujuannya memberikan pemahaman tentang kebijakan regulasi dan aspek-aspek teknis terkait dengan pertanahan,”katanya.

Selanjutnya, lewat kegiatan ini bisa memperluas pengetahuan serta memiliki landasan hukum perundang-undangan dan kebijakan terbaru terutama pada bidang pertanahan.

“Kegiatan ini juga dalma rangka memberi pelatihan teknis dalma rangka pengelolaan pertanahan seperti pemetaan, survey dan juga pemilikan tanah serta mengembangkan kemampuan analisis dan interpretasit terhadap data geospasial serta aplikasi teknologi informasi yang terkini dalam manajemen pertanahan,”imbuhnya.

Lebih jauh dengan adanya bimtek ini membangun sikap profesionalisme dan etika kerja dalam erea keterbukaan informasi dan transaksi pertanahan.

“Selain itu juga menanamkan tanggung jawab sosial dan lingkungan dalam pengelolaan. Dalam khusus lagi mendorong terbentuknya jejaring antara peserta diklat dan pemangku kepentingan untuk bertukar pengalaman maupun informasi serta membangun kerjasama yang baik dengan instansi terkait dalam bidang pertanahan,”tandasnya,

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.