BAZNAS Kota Tangerang Seleksi Ketat Penerima Beasiswa Cendekia

BAZNAS Kota Tangerang Seleksi Ketat Penerima Beasiswa Cendekia
BAZNAS Kota Tangerang Seleksi Ketat Penerima Beasiswa Cendekia. foto : Generate META AI

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menyeleksi secara ketat calon penerima Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Angkatan 4 Tahun 2026. Dari kuota 50 mahasiswa, sudah 18 mahasiswa yang lolos pada tahap pertama dan telah menandatangani akad beasiswa pada 28 September 2026.

Staf pelaksana penanggung jawab program pendidikan bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Kota Tangerang, Aida N. Putri, mengatakan BCB merupakan salah satu program pendayagunaan zakat. Program ini sebelumnya dikenal dengan konsep Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).

Bacaan Lainnya

“Kami berharap dari suatu keluarga yang belum memiliki kemampuan melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka mendapat dukungan melalui beasiswa ini untuk mengenyam pendidikan tinggi. Dengan begitu, kesejahteraan keluarganya bisa menjadi lebih baik dari sebelumnya,” ujar Aida.

Kuota BCB Angkatan 4 tahun ini sebanyak 50 orang, terbuka bagi mahasiswa dan mahasiswi dari perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Seleksi Berlapis

Aida menjelaskan, penerima beasiswa melewati beberapa tahapan seleksi, mulai dari seleksi administrasi berkas, verifikasi faktual atau survei lapangan, hingga wawancara, sebelum akhirnya diumumkan.

Menurut dia, verifikasi dilakukan baik pada berkas maupun kondisi faktual di lapangan. Baznas berupaya memilih mahasiswa terbaik yang sesuai dari sisi syariat maupun intelektual.

“Karena menggunakan dana zakat, kami berusaha sebisa mungkin selektif,” katanya.

Aida menegaskan, seleksi tahun ini lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Dari 41 pendaftar, tidak semuanya dapat diterima. Pada tahap 1, sebanyak 18 mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta dinyatakan lolos. Mereka telah menandatangani akad beasiswa pada Senin (28/9/2026).

“Kami tidak bisa memberi toleransi. Sebisa mungkin seluruh persyaratan terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, banyak penerima yang terseleksi ternyata telah memiliki keahlian tersendiri.

Seleksi Tahap 2 di Kampus Mitra

Baznas Kota Tangerang masih mencari mahasiswa terbaik lainnya untuk mengisi kuota yang tersisa. Saat ini, seleksi tahap 2 tengah berlangsung di sejumlah kampus yang telah menjalin kesepakatan dengan Baznas.

Kampus-kampus tersebut memiliki jurusan yang berkaitan dengan dunia zakat dan keuangan syariah, di antaranya Institut Asy-Syukriyah dan Institut Bina Madani Indonesia. Sasaran seleksi adalah mahasiswa berhak penerima zakat dari program studi Hukum Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, atau Keuangan Syariah.

Mulai dari Semester 5

Aida menyebut perbedaan utama Angkatan 4 dibandingkan tiga angkatan sebelumnya ada pada jenjang semester. Jika sebelumnya penerima dipilih sejak semester 1, kini seleksi dimulai dari mahasiswa semester 5.

Menurut dia, mahasiswa semester 5 umumnya lebih stabil dan siap hingga lulus kuliah. Skema ini juga dinilai mempercepat keberhasilan penerima dan membuat dampak zakat lebih cepat terlihat. Pada skema sebelumnya, pembukaan kembali beasiswa secara intens harus menunggu beberapa tahun.

Subsidi UKT dan Uang Saku

Penerima beasiswa mendapat subsidi biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp3 juta per semester yang akan di transfer langsung ke kampusnya. Mereka juga menerima uang saku dan pembinaan sebesar Rp500.000 per bulan.

Sebagai kewajiban, penerima harus mengikuti program pembinaan. Baznas berharap pembinaan itu menyiapkan mereka dari sisi intelektual maupun sosial kemasyarakatan.

“Dampaknya diharapkan lebih luas bagi masyarakat sekitar, khususnya di Kota Tangerang,” kata Aida.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.