JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Festival musik akbar Synchronize Fest kembali digelar pada 3–5 Oktober 2025 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Ajang tahunan ini hadir dengan gebrakan baru lewat tema #SalingSilang yang mengusung keberagaman lintas genre dan generasi.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Synchronize Fest selalu menjadi ruang perayaan musik Indonesia, dan kali ini line-up yang diumumkan semakin mempertegas posisinya sebagai festival musik terbesar tanah air.
Tahun ini, penyelenggara bekerja sama dengan tiga kolektif musik untuk mengkurasi panggung khusus. Lamunai Records dipercaya mengisi panggung Oleng Upuk, Kobra Musik menangani panggung Getarrr, dan Extreme Moshpit menghadirkan musisi pilihan di Gigs Stage.
Kolaborasi ini membuat festival semakin variatif dengan nuansa segar yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Deretan musisi papan atas lintas generasi dipastikan meramaikan tiga hari penuh perayaan musik. Dari Pamungkas, Andien, hingga band punk legendaris Superman Is Dead, penonton akan dimanjakan oleh ragam penampilan yang memadukan nostalgia, inovasi, dan kolaborasi unik.
Hari pertama akan dibuka dengan suguhan jazz rock oleh Barry Likumahuwa bersama Teddy Adhitya dan Audrey Tapiheru.
Sementara Jatiwangi Art Factory memberi sentuhan seni tradisi dengan pertunjukan musik, tari, dan kerajinan khas Majalengka. Pamungkas juga tampil dalam format orkestra megah bersama Strings Ensemble.
Hari kedua semakin padat dengan penampilan spesial, termasuk kembalinya Andien membawakan album *

Kinanti setelah 23 tahun, Diskoria Orchestra bersama BCL dan Dira Sugandi, hingga proyek istimewa Guruh Gipsy.
Kehadiran Nasida Ria berkolaborasi dengan Mother Bank diprediksi akan menjadi momen lintas generasi paling ikonik.
Puncak festival di hari ketiga menghadirkan penghormatan untuk almarhum Gusti Irwan Wibowo yang melibatkan Ardhito Pramono, Danilla Riyadi, dan Baskara Putra.
Penampilan lain yang tak kalah menarik adalah kolaborasi Elvy Sukaesih dengan Tokyo Ska Paradise Orchestra yang mempertemukan dangdut dan ska Jepang dalam satu panggung.
Selain deretan artis besar, festival ini juga menjadi ajang nostalgia. Kolektif Jakarta Movin & Rapot menghadirkan OST film-film legendaris Indonesia, sementara Centil Era membangkitkan nuansa retro bersama nama-nama populer era 2000-an.
Dengan harga tiket Rp700.000 untuk 3 Day Pass dan Rp375.000 untuk Daily Pass, Synchronize Fest 2025 dipastikan akan menyedot ribuan pengunjung dari berbagai kalangan.
Lebih dari sekadar festival musik, acara ini kembali menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat perayaan musik nasional yang merayakan keberagaman. (san/*) #artwork dok. ig@synchronizefest









