TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan kini semakin dirasakan masyarakat dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN. Salah satunya dialami oleh Elin Nurlina (35), warga Kota Tangerang yang baru saja melakukan perubahan kelas rawat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari kelas dua menjadi kelas satu.
Melalui tim Jamkesnews, Elin menceritakan perubahan yang dilakukannya secara mandiri melalui aplikasi Mobile JKN tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
“Beberapa waktu lalu saya memang melakukan perubahan data. Saya berencana untuk menaikkan kelas saya dari kelas dua ke kelas satu, cuman karena males ke kantor langsung dan tahu ada aplikasi Mobile JKN jadi saya langsung aja melakukan perubahan melalui aplikasi tersebut. Benar-benar mudah prosesnya, tinggal klik-klik dan langsung nunggu aja perubahannya diproses,” Ujar Elin pada Kamis 11 September 2025.
Elin menceritakan, awalnya ia sempat khawatir proses perubahan kelas akan memakan waktu lama dan membutuhkan berbagai dokumen tambahan. Namun, setelah membaca informasi mengenai fitur pada aplikasi Mobile JKN, ia pun segera mengajukan perubahan kelas rawat melalui aplikasi tersebut.
Selain itu, Menurut Elin, alasan ia melakukan perubahan kelas dari kelas 2 ke kelas 1 adalah untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi keluarganya. Ia menyadari bahwa kesehatan merupakan investasi penting yang harus dipersiapkan sejak dini.
BACA JUGA : BPJS Kesehatan Kukuhkan Duta Muda 2025, Gen Z Siap Perkuat Literasi JKN
“Ternyata mudah sekali, tinggal buka aplikasi, pilih menu ubah data peserta, lalu ikuti langkah-langkahnya. Saya tinggal tunggu aja datanya berubah, benar-benar memudahkan. Sebagai seorang istri dan juga ibu, tentu ingin memberikan yang terbaik ya kepada keluarga. Makanya, merubah kelas rawat keluarga saya agar anak-anak kalau nantinya butuh perawatan bisa nyaman dan tenang. Hitung-hitung cuman nambah lima puluh ribu tiap orang, selagi mampu kenapa tidak,” tambahnya.
Proses perubahan kelas yang dilakukan Elin melalui aplikasi Mobile JKN juga sangat transparan. Setelah memilih kelas baru, ia mendapatkan informasi mengenai besaran iuran yang harus dibayarkan setiap bulan sesuai dengan kelas rawat yang dipilih.
Elin menyebutkan bahwa informasi tersebut sangat jelas sehingga ia bisa memperhitungkan keuangan keluarga dengan lebih baik. Baginya, ini sebuah inovasi yang bagus dari BPJS Kesehatan selaku penyelenggara program JKN.
“Seperti yang saya bilang sebelumnya, kami cuman menambah lima puluh ribu tiap orang dari iuran sebelumnya. Semua penjelasan tersebut langsung muncul di aplikasi, jadi saya bisa langsung menyesuaikan dengan kemampuan keluarga. Saya jadi gak perlu repot lagi harus hitung-hitung atau pun cari informasi lagi. Padahal kami hanya di rumah tapi bisa melakukan proses yang menurut saya cukup rumit, semua menjadi mudah dengan hadirnya aplikasi Mobile JKN ini,” jelasnya.
Elin juga mengaku senang karena aplikasi Mobile JKN menyediakan berbagai fitur lain yang sangat bermanfaat. Mulai dari pendaftaran pelayanan kesehatan, pengecekan status kepesertaan, riwayat pelayanan kesehatan, hingga antrian online di rumah sakit atau puskesmas.
BACA JUGA : BPJS Kesehatan Dampingi DPR RI Pastikan Program CKG Memberi Manfaat Luas
Walaupun belum pernah menggunakan fitur tersebut tapi baginya aplikasi ini menjadi solusi praktis untuk menghindari antrian panjang yang memakan waktu maupun proses birokrasi yang sering kali menjadi permasalahan pada peserta yang mendatangi fasilitas kesehatan di Indonesia.
“Saya juga kemarin sempat penasaran untuk mengecek fitur lainnya. Ternyata ada fitur cek status kepesertaan, riwayat pelayanan kesehatan, dan antrian online. Melihat fitur-fitur tersebut saya takjub dan berpikir bahwa sekarang semua bisa di tangan. Semuanya jadi lebih efisien dan hemat tenaga, terutama pada fitur antrian online. Dulu sebelum ada aplikasi ini kan semuanya harus dilakukan di puskesmas atau rumah sakit. Dengan hadirnya fitur tersebut, menurut saya, menjadi solusi praktis untuk menghindari antrian panjang ya,” katanya.
Menutup ceritanya, Elin menyampaikan rasa terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan program JKN dengan berbagai inovasinya. Baginya, memiliki jaminan kesehatan adalah hal yang sangat penting karena sakit bisa datang kapan saja tanpa diduga.
Dengan program JKN, ia merasa lebih tenang karena tidak perlu khawatir terhadap biaya perawatan yang sering kali cukup besar.
“Secara keseluruhan saya benar-benar merasakan manfaat program JKN ini. Harapan saya, program ini terus berjalan dan semakin ditingkatkan kualitas pelayanannya agar semua masyarakat Indonesia bisa terlindungi. Terlebih kepada masyarakat Indonesia, jika pemerintah sudah hadir dengan program ini, kita pun harus memanfaatkan program ini dengan baik. Jangan tunggu sampai sakit, kita wajib memiliki program ini. Kita harus sedia payung sebelum hujan,” pungkasnya.










