KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.COM.ID— Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang memastikan pelayanan administrasi kependudukan tetap berjalan normal meski ada kebijakan work from home (WFH).
Kepala Disdukcapil Kota Tangerang, Rizal Ridolloh, mengatakan instansinya tidak menerapkan WFH sehingga seluruh pegawai tetap bekerja seperti biasa.
“Dukcapil tidak melakukan WFH, semua pegawai tetap masuk sesuai surat edaran Wali Kota,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Ia menjelaskan, layanan tatap muka tetap dibuka setiap hari kerja pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Sementara layanan daring melalui aplikasi Sobat Dukcapil tersedia selama 24 jam.
Selain di kantor Disdukcapil, layanan juga dapat diakses melalui Mall Pelayanan Publik (MPP) serta gerai di Tangcity Mall, yang mengikuti jam operasional pusat perbelanjaan.
Rizal mengakui terjadi peningkatan jumlah pemohon, khususnya pada hari Jumat. Hal ini diduga karena masyarakat memiliki waktu luang lebih saat bekerja dari rumah atau sedang melakukan pembaruan data administrasi kependudukan.
Meski demikian, pihaknya memastikan seluruh pemohon tetap dilayani selama jam operasional berlangsung.
“Kami tetap layani sampai jam kerja selesai. Masyarakat tidak perlu khawatir antrean,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan online untuk menghindari penumpukan di lokasi pelayanan.
Ke depan, Disdukcapil akan memperluas layanan berbasis digital. Mulai 15 April 2026, seluruh pengurusan akta kelahiran tidak lagi dilayani secara tatap muka dan dialihkan sepenuhnya melalui layanan online.
“Kami mulai dari akta kelahiran dulu. Ke depan akan dikembangkan ke layanan administrasi lainnya,” ujar Rizal.
Namun, ia menegaskan beberapa layanan seperti perekaman KTP elektronik tetap harus dilakukan secara langsung karena membutuhkan verifikasi biometrik.
Terkait pergerakan penduduk pasca-Lebaran, Rizal menyebut hingga akhir Maret belum terlihat adanya lonjakan pendatang baru. Data sementara justru menunjukkan lebih banyak warga yang keluar dari Kota Tangerang.
“Perkembangannya akan terlihat di akhir April karena pembaruan data dilakukan setiap bulan,” katanya.










