Film Drama Religi “Pengin Hijrah” Tampilkan Lokasi Eksotis  

Film Drama Religi "Pengin Hijrah" Tampilkan Lokasi Eksotis  
Film Drama Religi "Pengin Hijrah" Tampilkan Lokasi Eksotis  

JAKARTA, LENSABANTEN.CO.ID – Kolaborasi antara Sinema Buana Kreasindo dan Multi Buana Kreasindo (MBK) Productions telah mengumumkan dengan bangga penggarapan film drama religi berjudul Pengin Hijrah.

Film yang mengangkat tema cinta, keyakinan, dan perjalanan spiritual ini disutradarai oleh Jastis Arimba, yang sebelumnya dikenal lewat kesuksesannya dalam film-film box-office drama.

Bacaan Lainnya

Lokasi syuting film ini akan diambil di tiga tempat yang memikat: Uzbekistan, Pulau Belitung, dan Bogor.

Pilihan Uzbekistan sebagai lokasi utama didasari oleh keunikan geografis, visual eksotis, serta ikatan historis yang kuat antara Indonesia dan Uzbekistan dalam konteks peradaban Islam. Uzbekistan, yang terkenal dengan kota-kota bersejarah seperti Samarkand, Bukhara, dan Tashkent, merupakan jalur penting dalam penyebaran Islam melalui jalur sutra.

“Film ini bukan hanya mengangkat kisah cinta, tetapi juga menggali kedalaman spiritual perjalanan hijrah. Salah satu kutipan hadis Imam Bukhari, ‘Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya,’ menjadi rujukan moral yang sangat mendalam dalam film ini,” ujar Budi Yulianto, Eksekutif Produser film Pengin Hijrah.

Kehadiran Uzbekistan sebagai lokasi syuting memberikan kesempatan untuk menggali keindahan kompleks makam Imam Bukhari di Samarkand, yang menjadi salah satu titik utama dalam cerita film.

Budi Yulianto menambahkan, ia merasa terdorong untuk mengembangkan ide cerita ini setelah mengunjungi Samarkand, Bukhara, dan Tashkent.
Kota-kota ini bukan hanya berperan penting dalam sejarah Islam, tetapi juga menawarkan pemandangan alam yang memukau dan kultural yang sangat mendalam.

Cerita dalam Pengin Hijrah sendiri berkisah tentang cinta dua anak muda dari Indonesia dan Uzbekistan, yang berusaha memahami arti hijrah dalam kehidupan mereka.

Tentu saja, ini adalah sebuah perjalanan cinta yang melintasi batasan budaya yang berbeda. Budi Yulianto menjelaskan, film ini menggabungkan dua dunia yang berbeda: Indonesia dengan karakter masyarakat dan budaya lokalnya, serta Uzbekistan yang kaya dengan sejarah dan warisan Islam.

Selain Uzbekistan, Pulau Belitung dan Bogor juga akan menjadi latar tempat yang melengkapi kisah film ini. Belitung dengan pantai-pantai eksotisnya akan menjadi lokasi asal tokoh utama, sementara Bogor akan menjadi kampus tempat tokoh utama menuntut ilmu.

“Belitung sangat tepat untuk menampilkan keindahan alam yang kontras dengan kondisi alam Uzbekistan yang berbentuk dataran dan perbukitan,” ujar Budi.

Film ini akan melibatkan pemain dari kedua negara. Beberapa pemain utama akan diperankan oleh Steffi Zamora, Endy Arfian, Daffa Wardhana, Karina Suwandi, dan Nadzira Shafa, sementara beberapa aktor asal Uzbekistan juga akan turut serta, yang sebagian besar adalah aktor drama panggung ternama di negaranya.

Produksi Pengin Hijrah dijadwalkan berlangsung selama 24 hari, dengan harapan film ini dapat dirilis pada tahun 2025. Sebagai eksekutif produser yang sukses dengan film Air Mata di Ujung Sajadah, yang berhasil meraih 3,1 juta penonton, Budi berharap film ini juga bisa mendapatkan sambutan yang hangat, khususnya di negara-negara Islam di wilayah Asia.

Jastis Arimba, yang juga sudah melakukan kunjungan ke lokasi-lokasi syuting di Uzbekistan, mengungkapkan bahwa cuaca di Samarkand, Bukhara, dan Tashkent menjadi tantangan tersendiri.

Dengan suhu yang diperkirakan mencapai 5°C pada bulan November, kondisi ini menjadi ujian tersendiri bagi pemain dan kru produksi selama berada di Uzbekistan.

“Suhu dingin ekstrem di Uzbekistan tentu akan menjadi tantangan, namun kami yakin dengan semangat tim, proses produksi akan berjalan lancar dan menghasilkan visual yang menawan,” kata Jastis.

Film ini diharapkan dapat memperkenalkan budaya Islam Asia Tengah kepada audiens internasional, serta menjadi jembatan bagi penonton di Indonesia dan negara-negara Muslim lainnya untuk lebih memahami makna hijrah, baik secara fisik maupun spiritual. (san/*) #foto: dok. sinemata buana krasindo

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.