TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Tumpukan sampah sepanjang 15 meter di Jalan Industri VIII, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang yang sempat viral kini sudah dibersihkan. Kondisi lokasi kini terlihat rapi dan tertata setelah dilakukan penanganan intensif selama lebih dari dua pekan.
Berdasarkan pantauan Lensa Banten pada Kamis, 16 April 2026 pukul 17.40 WIB, tumpukan sampah sudah tidak lagi terlihat di badan jalan. Bahkan, kini telah berdiri posko pengawas untuk memantau aktivitas warga dan mencegah pembuangan sampah sembarangan.
Lurah Pasir Jaya, Ardi Irawan, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan ketat selama 17 hari penuh untuk memastikan tidak ada lagi pembuangan sampah liar. Pengawasan dilakukan bersama unsur kecamatan, RT/RW, hingga masyarakat setempat.
Pengawasan Ketat Siang-Malam
“Pengawasan ke depan insyaallah kita sudah hampir 17 hari ini jaga siang dan malam bersama Trantib Kecamatan, staf Kelurahan, RT/RW, Linmas, dan lembaga lainnya. Dari 17 hari ini sudah tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan,” ujar Ardi kepada Lensa Banten saat ditemui.
Ia menjelaskan, sistem pengelolaan sampah kini juga lebih tertib dengan pengaturan jadwal pengangkutan. Gerobak sampah hanya menunggu dump truck pada waktu tertentu agar tidak terjadi penumpukan di lokasi.
“Sekarang gerobak sudah tertib, pagi menunggu dump truck lalu langsung diangkut. Tidak ada lagi sampah yang disisa-sisakan di sini, semuanya langsung dibawa,” katanya.

Sistem Pembuangan Dialihkan
Ardi menambahkan, masyarakat kini tidak lagi diperbolehkan membuang sampah langsung ke lokasi tersebut. Warga diarahkan untuk menggunakan sistem pengumpulan berbasis RT sebelum diangkut ke tempat pembuangan sementara.
“Masyarakat sudah kita edukasi untuk membuang sampah di gerobak masing-masing di setiap RT. Dari situ baru dibawa ke TPS, lalu langsung diangkut oleh dump truck,” jelasnya.
Menurutnya, pola ini membuat area yang sebelumnya dipenuhi sampah kini tetap bersih. Selain itu, kesadaran masyarakat juga meningkat setelah dilakukan sosialisasi secara masif.
Edukasi dan Penindakan
Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi langsung kepada masyarakat yang mencoba membuang sampah sembarangan. Pendekatan ini dinilai efektif karena warga mulai memahami aturan yang berlaku.
“Setiap ada yang buang sampah kita edukasi dan sosialisasikan, dan alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi yang buang sampah liar seperti sebelumnya,” tuturnya.
Namun, pihak kelurahan juga menyiapkan langkah tegas jika masih ditemukan pelanggaran. Sanksi mengacu pada Peraturan Daerah yang berlaku, meski pendekatan awal tetap mengedepankan pembinaan.
“Kalau tindakan tegas ada sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2018, tapi kita utamakan edukasi. Kalau warga Pasir Jaya melanggar bisa kita proses bansos atau PKH-nya agar jera,” imbuhnya.
Sanksi untuk Pelanggar
Untuk pelanggar dari luar wilayah, penindakan dilakukan secara langsung di lokasi. Bahkan, sanksi ringan seperti hukuman fisik juga diterapkan sebagai efek jera.
“Kalau dari luar wilayah kita data, kalau karyawan kita laporkan ke HRD. Kalau bukan, kita beri hukuman seperti push-up supaya jera,” katanya.
Ardi juga menyebut keberadaan posko pengawasan menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi tetap kondusif. Posko tersebut berfungsi sebagai sarana pengawasan sekaligus pencegahan.
“Posko ini untuk pengawasan, pencegahan, sekaligus memberikan efek jera,” jelasnya.
Evaluasi Berkelanjutan
Meski kondisi sudah membaik, evaluasi tetap dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan program. Pihak kelurahan juga terus berkoordinasi dengan kecamatan terkait langkah lanjutan.
“Kita masih evaluasi dari hari pertama sampai ke-17, nanti menunggu arahan dari camat untuk langkah selanjutnya,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kejadian viral sebelumnya menjadi pelajaran penting, namun ke depan fokus akan lebih pada penegakan aturan. Aparat Trantib dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) akan dilibatkan untuk menjaga kondisi tetap tertib.
“Ke depan bukan lagi evaluasi, tapi penegakan. Kita libatkan Trantib dan PPNS untuk pengawasan lanjutan,” tuturnya.
Ardi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap Pasir Jaya dapat menjadi wilayah yang bersih, asri, dan nyaman bagi semua.
“Mari kita dukung dan majukan Pasir Jaya agar bersih, asri, dan indah, supaya semua orang bisa melihat lingkungan kita yang rapi,” tutupnya.








