KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Pengerjaan pipa air bersih di Jalan M.Thoha, Periuk, Kota Tangerang, hingga saat ini masih menghadapi kendala dan belum terselesaikan. Dampak dari situasi ini adalah banyaknya pengendara motor yang terjebak masuk ke dalam galian sedalam 2 meter tersebut.
Terkait permasalahan ini, Anggota DPRD Kota Tangerang, Tasril Jamal, menyoroti urgensi penyelesaian proyek pipa air bersih tersebut. “Pihak terkait harus segera merespon dan menyelesaikan masalah ini dengan cepat, agar tidak ada korban lebih lanjut,” ujarnya di Kota Tangerang.
Menurutnya, pengerjaan proyek pipa air bersih ini memerlukan pengawasan dan pengontrolan yang baik dari pihak terkait, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. “Aspek pengawasan dan pengontrolan harus ditingkatkan secepatnya, agar tidak ada lagi insiden kecelakaan,” tandasnya.
Sementara itu, seorang warga setempat bernama Neneng menyampaikan bahwa galian air bersih tersebut telah menyebabkan sejumlah pengendara motor jatuh ke dalam lubang setinggi 2 meter dan mengalami luka-luka. “Hanya kemarin, dalam satu hari, dua pengendara motor terjatuh ke dalam galian tersebut,” ungkapnya pada Rabu (3/2).
Neneng, yang memiliki usaha di sekitar galian, menyoroti faktor minimnya penerangan di sekitar area tersebut sebagai penyebab kecelakaan. Ia menjelaskan bahwa kejadian tersebut sering terjadi pada malam hari karena cahaya lampu jalan terhalang oleh pepohonan di sekitar galian. “Ada lampu jalan, tapi pohon-pohonnya menghalangi, sehingga malam hari daerah ini gelap,” tambahnya.
Warga juga menyatakan bahwa kesulitan dalam memasukkan pipa ke dalam galian menjadi kendala utama dalam proyek ini, yang menyebabkan galian tersebut belum terselesaikan hingga saat ini. “Pekerjaan pipa air bersih ini terhambat karena sulitnya memasukkan pipa ke dalam galian. Sehingga, galian tersebut belum dapat diselesaikan setelah hampir setahun berlalu,” paparnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa galian tersebut saat ini hanya ditutup dengan seng dan dibatasi oleh barier di sekitar area proyek. Situasi ini menimbulkan keprihatinan terkait keselamatan pengguna jalan, dan penyelesaian proyek pipa air bersih menjadi kebutuhan mendesak untuk mengatasi risiko kecelakaan yang dapat terjadi.










