Kericuhan di Pasar Kutabumi Pertikaian Antara Pedagang dan Preman, Pj Bupati Tangerang Respon Cepat Situasi

Tangkapan layar

KABUPATEN TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Suasana di Pasar Kutabumi Kabupaten Tangerang, Banten tiba-tiba ricuh, hal ini akibat bentrokan antara pedagang dengan ratusan orang yang diduga preman berseragam ormas. Sebanyak 10 pedagang diketahui mengalami luka-luka pada Minggu 24 September 2023 kemarin.

Belum diketahui pasti apa yang menjadi penyebab kericuhan terjadi. Meski diketahui sejak beberapa bulan terjadi upaya relokasi pedagang pasar Kutabumi namun tak unjung terwujud.

Bacaan Lainnya

Salah satu pedagang, Eduardo mengatakan, sekelompok orang berseragam Ormas itu mengaku diperintah Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Kabupaten Tangerang untuk melakukan pengamanan di Pasar Kutabumi.

Video kericuhan pun viral di media sosial. Tampak terlihat sejumlah orang preman terlibat bentrok dengan pedagang menggunakan bambu dan terlihat lemparan batu dari arah kelompok preman.

Mereka pun memukuli pedagang dengan besi atau balok kayu. Pada video lainnya yang ramai di media sosial pun terlihat sejumlah orang berupaya merusak pasar Kutabumi.

Pihak berwenang segera merespons kejadian ini dengan mengirimkan kepolisian dan petugas keamanan untuk meredakan situasi. Mereka berusaha untuk memisahkan para pedagang dan preman serta mengidentifikasi pelaku-pelaku yang bertanggung jawab atas kekerasan ini.

Kapolsek Pasar Kemis, AKP. Irfan Abdul Gofar menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait insiden di Pasar Kutabumi.

“Masih penyelidikan, saya koordinasi dengan pimpinan dulu,” pungkasnya.

Respon Pj Bupati Tangerang

Penjabat Bupati Tangerang, Andi Ony Prihantono menyayangkan terjadinya bentrokan di Pasar Kutabumi antara orang diduga preman dengan pedagang. Mestinya kejadian kekerasan tersebut tidak boleh lagi terjadi namun harusnya semangat gotong royong membangun daerah.

Ia pun mengaku telah berkoordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Tangerang.

“Pak kapolres ada di belakang kami dan pak Dandim. Tindak lanjut mungkin akan saya sampaikan,”tegasnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.