Pengangguran Terbuka Banten Turun, Pemprov Gandeng Industri Serap Lulusan SMK

Pengangguran Terbuka Banten Turun, Pemprov Gandeng Industri Serap Lulusan SMK
Pengangguran Terbuka Banten Turun, Pemprov Gandeng Industri Serap Lulusan SMK

SERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Provinsi Banten mengklaim tingkat pengangguran terbuka (TPT) di wilayahnya menunjukkan tren positif. Meski penurunannya masih tipis, pemerintah daerah terus memperkuat pendidikan vokasi dan menggandeng industri untuk memperluas penyerapan tenaga kerja lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), TPT Banten pada Mei 2026 mencapai 6,48 persen. Angka itu turun 0,11 poin dibandingkan Februari 2026. Pada periode yang sama, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 5,88 juta orang atau bertambah sekitar 57 ribu orang dibandingkan tiga bulan sebelumnya.

Bacaan Lainnya

Jumlah penduduk usia kerja pada Mei 2026 juga meningkat menjadi 9,62 juta orang, bertambah 28 ribu orang dibandingkan Februari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 6,29 juta orang merupakan angkatan kerja, sedangkan 3,33 juta lainnya masuk kategori bukan angkatan kerja.

Meski data tersebut menunjukkan perbaikan, Pemerintah Provinsi Banten menilai penurunan TPT perlu diikuti dengan kebijakan yang mampu memperkuat daya saing tenaga kerja lokal. Penguatan kompetensi menjadi salah satu program prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.

Salah satunya dilakukan dengan memperluas akses pelatihan berbasis kompetensi melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Program tersebut menyasar masyarakat Banten dalam usia angkatan kerja dan dilaksanakan dengan menggandeng dunia industri agar keterampilan yang diberikan sesuai kebutuhan pasar kerja.

BACA JUGA  : Ribuan Warga Nikmati Layanan Bus Tayo dan Si Benteng Gratis di HUT RI ke-81

Pemerintah daerah juga mendorong penguatan pendidikan vokasi serta mengoptimalkan sistem informasi lowongan kerja melalui Sistem Informasi Lowongan Kerja (Siloker), job fair, dan berbagai program perluasan kesempatan kerja.

Upaya menekan pengangguran juga dilakukan melalui kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Salah satunya bersama Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 untuk mengembangkan model pendidikan vokasi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Program tersebut akan diterapkan sebagai proyek percontohan di dua SMK yang berada di kawasan industri, yakni Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, dan Kawasan Industri Sawah Luhur, Kota Serang.

Yayasan SMK Mitra Industri MM2100 kini tengah melakukan feasibility study (FS) untuk menentukan skema pendidikan yang sesuai di kedua wilayah tersebut. Kajian itu antara lain mempertimbangkan lokasi dan kondisi topografi, jumlah anak usia sekolah, keberadaan SMK di sekitar kawasan, serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Pendidikan vokasi menjadi salah satu upaya untuk mencetak SDM yang unggul serta menekan TPT di Provinsi Banten,” kata Gubernur Banten Andra Soni di Serang, Jumat, 14 Agustus 2026.

BACA JUGA  : Banten Hasilkan 8.126 Ton Sampah per Hari, Hanya 13,4 Persen Terkelola

Andra mengatakan pemerintah ingin membangun pola pendidikan yang lebih erat menghubungkan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurut dia, langkah tersebut penting mengingat jumlah industri yang beroperasi di Banten mencapai sekitar 8.924 unit, mulai dari skala kecil hingga besar.

Pemerintah berharap kolaborasi pendidikan vokasi dengan industri dapat memperbesar peluang lulusan SMK masuk ke pasar kerja. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

“Jadi persoalan lulusan SMK yang belum tertampung di dunia kerja itu bisa diselesaikan,” ujar Andra.

Dengan TPT yang mulai menunjukkan penurunan, Pemprov Banten kini menghadapi tantangan untuk menjaga tren tersebut sekaligus memastikan pertumbuhan kesempatan kerja mampu mengimbangi jumlah angkatan kerja yang terus bertambah. Pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan industri menjadi salah satu strategi yang diandalkan untuk mencapai target tersebut.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.