TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Tangerang menggelar Konsolidasi Akbar tingkat kota sebagai langkah memperkuat internal organisasi. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026 di Gedung Pemuda/KNPI Kota Tangerang dengan suasana penuh semangat kebersamaan.
Agenda ini menjadi momen penting untuk merapikan struktur sekaligus menegaskan peran organisasi di tengah masyarakat. Konsolidasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat komitmen PBB dalam berkontribusi nyata bagi Kota Tangerang.
Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PBB Kota Tangerang yang menyoroti pentingnya kekompakan organisasi. Ia menilai soliditas internal menjadi pondasi utama dalam menjalankan program dan gerakan sosial.
“Soliditas adalah kunci. PBB harus hadir sebagai kekuatan sosial yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi,” ujarnya.
Sejumlah tokoh organisasi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Plt Ketua DPD PBB Banten Manca Hutagalung dan Sekretaris DPD PBB Banten Johanes Panjaitan. Selain itu, jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kota Tangerang juga ikut meramaikan konsolidasi.
Kehadiran dua kandidat calon Ketua DPD PBB Banten, Todo Nainggolan dan St Ridu Sinaga, turut menambah dinamika kegiatan. Hal ini memperlihatkan antusiasme kader dalam memperkuat arah kepemimpinan organisasi ke depan.
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Andri S. Permana, juga hadir memberikan dukungan kepada para kader. Ia menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“PBB se-Kota Tangerang harus bergerak nyata melayani masyarakat. Saya berharap PBB dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan menjadi bagian tak terpisahkan dalam pembangunan serta pengembangan Kota Tangerang ke depan,” ungkap Andri di hadapan ratusan kader PBB.
Pilar Pelayanan: Satu Rasa, Satu Jiwa
Dalam forum tersebut, sejumlah poin strategis disepakati sebagai arah gerak organisasi ke depan. Fokus utama meliputi peningkatan pelayanan sosial, penguatan kemitraan dengan pemerintah, serta peneguhan nilai-nilai organisasi.
PBB berkomitmen hadir dalam kegiatan sosial tanpa membedakan latar belakang masyarakat. Selain itu, organisasi juga membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kota Tangerang untuk program pemberdayaan.
Nilai toleransi, kerukunan, dan gotong royong tetap menjadi dasar utama gerakan organisasi. Hal ini sejalan dengan semangat “Satu Rasa, Satu Jiwa” yang terus dijaga oleh seluruh kader.
Di akhir kegiatan, Plt Ketua DPC PBB Kota Tangerang memastikan hasil konsolidasi akan segera diwujudkan melalui aksi nyata. Seluruh jajaran organisasi, mulai dari tingkat PAC hingga ranting, diminta untuk bergerak aktif di lapangan.
“Kami siap bersinergi. PBB Kota Tangerang tidak hanya hadir untuk masyarakat Batak, tetapi untuk seluruh warga Kota Tangerang dalam mendukung dan menyukseskan program pembangunan pemerintah,” pungkasnya.
Konsolidasi ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi yang lebih solid dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. PBB Kota Tangerang menegaskan posisinya sebagai organisasi yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah secara inklusif.









