Pemprov Banten Intensifkan Operasi Pasar Jelang Ramadan untuk Stabilkan Harga Komoditas

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, harga sejumlah komoditi sembilan bahan pokok atau sembako di Kota Tangerang
Pedagang sembako di pasar Anyar, Kota Tangerang.

KOTA SERANG, LENSABANTEN.CO.ID —Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bakal mengintensifkan Operasi Pasar (OP) di sejumlah daerah. Tujuannya, untuk menjaga stabilitas harga pada beberapa komoditas.

Penjabat (Pj) Gubernur Banten A Damenta mengatakan, saat ini fluktuasi harga di pasaran sudah mulai terjadi. Beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng dan lainnya.

Bacaan Lainnya

“Kita akan intensifkan OP, apalagi sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadan,” katanya seusai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang dipimpin Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Irjen Tomsi Tohir secara virtual di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang Senin, 13 Januari 2025.

Selain itu, lanjut A Damenta. Provinsi Banten juga akan membangun ekosistem Farming Industri. Dimana didalamnya terdapat sektor peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan serta pabrik pengolahan untuk pemenuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Banten.

“Lahan kita ada, tinggal dioptimalkan sehingga kita bisa mandiri terhadap kebutuhan komoditas tadi,” ujarnya.

Di dalam Farming Industri itu, lanjut A Damenta, tidak hanya inflasi dan pemenuhan kebutuhan program MBG yang akan terjaga, tetapi juga akan menyerap tenaga kerja sehingga Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) kita akan menurun.

“Dampak positifnya akan banyak,” ucapnya.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.