Tingkatkan Daya Saing SDM, Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan AI untuk Masyarakat

KOTA TANGERANG, LENSABANTEN.CO.ID — Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) terus mendorong peningkatan daya saing sumber daya manusia (SDM) seiring program Smart Living. Salah satunya dengan menggelar pelatihan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang berlangsung di kantor DPAD, Rabu 22 April 2026.

Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai kalangan, tidak hanya dari Kota Tangerang, tetapi juga dari luar daerah seperti Kota Serang. Kegiatan tersebut menyasar masyarakat umum dengan pendekatan pengenalan dasar AI yang aplikatif dan mudah dipahami.

Bacaan Lainnya

Instruktur pelatihan, Maryana Matta S.Pd., Ct, yang merupakan Instructional Designer sekaligus praktisi AI, menjelaskan bahwa materi difokuskan pada pemanfaatan AI dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari pembuatan konten hingga pengembangan usaha.

“Pertama kita latihan membuat prompt. Perintah yang detail dan jelas akan menghasilkan output yang lebih baik,” ujarnya.

Menurutnya, dalam membuat konten promosi produk menggunakan AI, pengguna disarankan memulai dengan bahan autentik seperti foto asli. Selanjutnya, konten tersebut dapat dikombinasikan dengan instruksi atau prompt yang tepat agar hasilnya lebih maksimal.

“Walaupun AI itu memudahkan, tetap harus dicek ulang karena AI juga bisa salah,” tegasnya.

Tak hanya itu, peserta juga diajak praktik langsung membuat website sederhana menggunakan Canva AI. Dalam sesi tersebut, peserta mencoba membuat situs pemesanan produk dengan perintah sederhana, seperti membuat website untuk usaha “donat kentang Mak Epi”.

Tingkatkan Daya Saing SDM, Pemkot Tangerang Gelar Pelatihan AI untuk Masyarakat

Maryana menambahkan, pelatihan ini dirancang tidak terlalu teknis agar mudah diterima oleh masyarakat umum yang sebagian besar masih awam terhadap teknologi AI.

“Materinya pengenalan, mulai dari apa itu AI, bagaimana cara kerjanya, sampai bagaimana memanfaatkannya untuk membantu kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Beragam latar belakang peserta turut meramaikan pelatihan, mulai dari mahasiswa, pelaku UMKM, hingga tenaga pendidik. Para peserta memanfaatkan AI untuk berbagai kebutuhan, seperti membantu tugas kuliah, membuat materi pembelajaran, hingga mengembangkan promosi usaha.

Salah satu peserta asal Kota Serang, Ani Nurjanah, mengaku pelatihan ini sangat bermanfaat, terutama bagi pelaku usaha kecil yang ingin berkembang di era digital.

“Sekarang AI sudah jadi kebutuhan. Saya sebagai penyehat tradisional butuh untuk media promosi, aplikasi, dan edukasi. Kita memang tidak bisa lepas dari teknologi ini,” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak takut belajar AI, terlepas dari usia.

“Ayo, buat emak-emak seperti saya yang sudah 40 plus, apalagi anak muda, kita harus melek AI. Jangan sampai tergilas AI, tapi kita yang mengendalikan AI,” pesannya.

Melalui pelatihan ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan AI secara produktif untuk meningkatkan kualitas hidup dan daya saing di era digital.

Pos terkait

Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari lensabanten.co.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.